45 Selasa, 07 Juli 2015 | 11:21:42

Martua Sitorus, Rela Hancurkan Propertinya Demi Gedung Tinggi

Martua Sitorus, Rela Hancurkan Propertinya Demi Gedung TinggiDesignBuild

Martua Sitorus seorang miliarder keturunan Indonesia-Tiongkok, yang memiliki aset properti yang telah tersebar di berbagai kota-kota besar di dunia. Salah satu aset properti nya adalah gedung yang berdiri di London, Inggris, The Avivs Tower.

Berita terkini, gedung menjulang tersebut akan dihancurkan dan dibangun kembali dengan The Pinnacle. The Pinnacle rencananya akan dijadikan bangunan tertinggi di London, Inggris. Bangunan tersebut akan bersaing The Shard, dan pembangunan tersebut telah disetujui oleh Dewan Kota London.

The Aviva Tower yang juga dikenal sebagai Helen's akan diruntuhkan untuk memberi ruang bagi pencakar langit yang dirancang sebagai menara perkantoran tersebut. Pengembang akan membangun gedung setinggi 304 meter, sedikit lebih rendah dari bangunan The Shard di selatan Sungai Thames yang menjulang 309 meter.

The Pinnacle menempati lahan yang dimiliki tokoh terkemuka Singapura Kuok Hong Khoon. Ia juga populer sebagai pendiri dan pimpinan perusahaan minyak kelapa sawit terbesar di dunia, Wilmar International. Kuok bersama Martua adalah pemilik bangunan Aviva beserta lahannya bersama dengan dewan pengurus Wilmar lainnya.

Arsiteknya, Eric Parry, ditunjuk untuk memimpin proyek tersebut. Parry baru saja menyelesaikan proyek bangunan kantor Green Properties St James's Square yang memiliki rekor penyewaan dengan harga tertinggi di daerah tersebut.

Seorang ahli properti mengatakan bahwa rencana tersebut akan menebarkan kontroversi terhadap pencakar langit yang sudah ada di lingkungan ini. Gedung ini juga sulit disetujui dengan rencana awal, mengingat Gedung 22 Bishopsgate juga awalnya direncanakan setinggi 307 meter, namun akhirnya diturunkan menjadi 288 meter. Hal ini berdasarkan kekhawatiran Civil Aviation Authority kan keselamatan operasi0nal penerbangan.

"Eric Parry adalah arsitek yang sangat peduli, tetapi rencananya bisa saja berubah. Sejak Walkie Talkie melelehkan sebuah mobil dengan merefleksikan sinar matahari, bangunan tinggi akan menjadi kontroversial lagi," kata sebuah sumber.

 

Sumber : Kompas

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita