306 Senin, 06 Juli 2015 | 15:09:29

Paris Bangun Gedung Pencakar Langit

Paris Bangun Gedung Pencakar LangitSlate

Setelah hamipr 40 tahun, akhirnya pemerintah kota menyetujui rencana pembangunan gedung pencakar langit. Pembanginan desain Swiss Herzog & de Meuron. Padahal desain tersebut telah dibuat sejak 2008.

Menara Segitiga atau The Tour Triagle adalah apartemen atau hunian vertikal berisi 120 unit hunian apartemen, terdapat pula hotel bintang empat, Shard-esque Sky Bar, restoran, dan 70.000 meter persegi ruang kantor. Menara ini mengupayakan untuk menciptakan 5.000 pekerjaan. The Tour Triagle hanya memiliki ketinggian 180 meter. Menara Eiffel masih melebihi tingginya di negara Paris yang memiliki ketinggian 300 meter.

Proyek senilai 500 juta euro (Rp 7, 4 triliun) ini dirancang oleh arsitek yang sama dengan Birdnest di Beijing, Tiongkok, Allianz Arena di Munich, Jerman, dan Serpentine Gallery Pavilion London, Inggris.

Selama ini, Paris terus membangun gedung pendek dan klasik. Paris tidak pernah membangun gedung pencakar langit modern sejak 1970-an. Ketika Tour Montparnasse setinggi 231 meter muncul, penduduk setempat menganggap bangunan ini merusak pemandangan.

Pembangunan The Tour Triangle telah memicu perdebatan sejak kantor arsitek Swiss Herzog & de Meuron menerbitkan desain untuk menara setinggi 42 lantai menjelang Paris menaikkan batas ketinggian pada bangunan baru.

Rencana untuk The Tour Triangle awalnya ditolak oleh dewan kota Paris pada November 2014. Namun, baru-baru ini, proyek dengan kaca besar ini mendapat lampu hijau dari komite yang sama.

Paris memperkenalkan batas ketinggian untuk gedung baru hanya lebih dari 36 meter sesaat setelah Tour Montparnasse dibangun. Tetapi, peraturan ini dihapus pada tahun 2010 dan warga gelisah menunggu cakrawala Paris meningkat.

Bangunan The Herzog & de Meuron ditentang oleh politisi Perancis Hijau yang menganggap gedung mereka tidak cukup efisien dan boros energi. Warga yang tinggal di sekitarnya juga dilaporkan tidak senang.

Salah satu anggota dewan yang memilih menentang proyek tersebut, Danielle Simmonnet mengatakan menara itu hanya menggambarkan obsesi kekuasaan, anti-sosial dan anti-ekologi.

Kritikus lainnya mengatakan bahwa desain modern tersebut tidak masuk akal, karena berdiri "sendirian" di selatan kota.

Meski demikian, di sisi lain, ada pula yang berpendapat bahwa dengan jumlah penduduk 12 juta di wilayah metro Paris, gedung pencakar langit diperlukan untuk menyediakan lebih banyak ruang.

 

Sumber : Kompas

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita