52 Sabtu, 27 Juni 2015 | 11:15:09

Masjid Roma Terbesar Di Benua Eropa

Masjid Roma Terbesar Di Benua Eropaeramuslim

Roma adalah sebuah kota yang identik dengan agama Katolik, terlebih banyak sekali bangunan yang terkait dengan agama itu, seperti St Peter’s Basilica, Museum  Vatican, Castel Sant Angelo dan tentunya Vatican. Tetapi tidak banyak yang tahu, bahwa di Roma, Italia ini, ada sebuah masjid yang ternyata Masjid itu menjadi masjid terbesar di benua Eropa.

Masjid tersebut bernama Masjid Roma dan menempati lahan seluas 3 ha. Masjid ini tepatnya berlokasi di  Acqua Acetosa, di kaki perbukitan Monti Parioli, di sebelah utara kota Roma.

Masjid yang memiliki kapasitas sebanyak 12.000 jamaah ini juga berfungsi sebagai Centro Culturale Islamico d’Italia  atau Pusat Studi Islam Italia. Hal ini dikarenakan masjid ini dilengkapi pula dengan layanan dan ruang untuk mengakomodasi dari segala aktivitas yang berkaitan dengan keagamaan, seperti pernikahan, pemakaman, pengajian dan  sebagainya.

Masjid Roma ini hasil kolaborasi desain dari Paolo Portoghesi, Vittorio Gigliotti dan Sami Mousawi. Pembangunan Masjid ini memerlukan waktu hampir lebih dari sepuluh tahun, dengan biaya yang didapat dari donasi Pangeran dan Permaisuri Afghanistan Mohammad Hasan dan Razia Begum, serta Faisal, Raja Arab Saudi.

Tanah untuk mendirikan Masjid tersebut diberikan oleh pemerintah kota Roma pada tahun 1974, sepuluh tahun kemudian dilakukan peletakan batu pertama dan dihadiri oleh Paus John Paul II. Kemudian diresmikan pada tanggal 21 Juni 1995 yang dihadiri oleh Presiden Republik Italia pada masa itu, di pimpin oleh Sandro Pertini.

Struktur gedung Masjid tersebut terlihat sangat bersahaja, sehingga terintegrasi dengan lingkungan sekitar.  Masjid tersebut terdiri dari dua bangunan besar, yaitu masjid dan ruang fasilitas yang dipisahkan oleh taman dan terkoneksi oleh koridor dengan pilar-pilar yang sangat  unik. Desain masjidnya hampir mirip dengan masjid- masjid yang biasa kita jumpai di Indonesia, bagian atapnya memiliki kubah utama, atap masjid juga tertutup oleh 16 kubah kecil.

Bagian dalam atap Masjid dibuat sedemikian rupa, sehingga pada waktu siang hari cahaya alami dapat bebas masuk. Ditambah lagi dengan cahaya dari sebuah lampu gantung besar dan penggunaan material batu alam khas Roma, seperti travertin dan cotto, desain yang diciptakan ini membuat suasana interior begitu tentram.

Masjid ini sekarang sudah menjadi salah satu obyek tujuan wisata. Wisatawan hanya boleh berkunjung pada Rabu atau Sabtu antara jam 9.30 hingga jam 11. Pengelola masjid juga telah menyediakan pemandu, namun pada umumnya wisatawan dapat mengeksplor semua tempat dengan syarat harus berpakain sopan.

Sumber : housingestate

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita