384 Selasa, 09 Juni 2015 | 11:47:52

Miliarder Tiongkok Beli Gedung Termahal di Singapura

Miliarder Tiongkok Beli Gedung Termahal di SingapuraKompas

Sun Tongyu adalah miliader dari Tiongkok yang baru saja membeli apartemen termahal di Singapura. Sebagai salah satu pemilik Alibaba (situs e-commers terkenal di duina). Sun adalah pemecah rekor sebagai satu-satunya pembeli unit Griya Tawang di Le Nouvel Ardmore, unit tersebut dihargai 51 juta dollar Singapura, atau Rp 502,9 miliar.

Gedung yang dibeli itu terletak di distrik utama Armore Road. Gedung megah ini berisi 43 unit apartemen dengan ukuran cukup besar. Per kaki perseginya dihargai 3.675 dollar Singapura atau Rp 36,2 juta.

Total gedung tersebut 5.000 kaki persegi, sama dengan 465 meter persegi. Dengan atap yang memilik teras dan dapat dihargai lebih dari 5.000 dollar Singapura atau Rp 49 juta per kaki perseginya.

Penjualan apartemen itu memberikan pengharapan Singapura atas penurunan harga properti yang berturut-turut terjadi selama delapan kuartal terkahir. Sebelumnya sempat terjadi kerugian saat menjual Gria Tawang oleh Katsumi seorang miliarder Jepang. Dia menjual pada bulan Maret seharga 15,8 juta dollar Singapura atau Rp 155,8 miliar.

Dilihat dari perkembangannya, Singapura menjadikan properti mewah sebagai penarik konglomerat. Hal tersebut tercapai berkat label harga yang menarik, namun sebenarnya properti mewah ini harganya masih di bawah Hongkong.

“Tiongkok adalah pasar utama Hongkong, namun desain, perencanaan dan ideologi Hongkong tidak semenarik Singapura,” paparan dari Ong Kah Seng, direktur konsultan properti R’ST Research.

Harga yang diberikan Hongkong pun cukup tinggi, hal tersebut yang membuat pembeli berfikir ulang. Kebanyakan penilaian dari peminat properti, bahwa properti di Singapura lebih baik untuk investasi dibanding di Hongkong. Hal itupun yang juga difikirkan oleh pembeli dari Tiongkok.

Miliarder Tiongkok terus tertarik dan membeli properti mewah di Singapura. Hingga memuncak di tahun 2011 mencapai 2.807 pembeli. Meskipun sempat mengalami penurunan di tahun 2014 mencapai 995. Penurunan tersebut tak berlanjut lama, di awal tahun 2015 sudah terlihat peningkatannya pada lima bulan pertama.

 


Sumber : Kompas

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita