270 Kamis, 28 Mei 2015 | 13:54:20

Produk Smart Home Dari Singapura

Produk Smart Home Dari Singapurapersemakmuran

Beberapa proyek apartemen di Singapura sudah memperkenalkan produk smart home ini sejak beberapa tahun yang lalu. Proyek ini diterapkan dan dibangun oleh pengembang swasta. Fitur smart home kini diterapkan di sebuah apartemen yang di bangun oleh Housing Development Board of Singapore (HBD), ini kalau di Indonesia semacam Perumnas.

Proyek yang berlabel Northshore Residence I dan II di Distrik Northshore, Punggol ini berlokasi berdekatan dengan stasiun LRT Samudera. Proyek ini terdiri dari 12 blok yang merangkum 1.402 unit, yang berukuran mulai dari 36 m2. Apartemen ini dipasarkan seharga 28.000 sampai 345.000 dollar AS atau senilai dengan Rp 274 juta sampai 3,4 miliar. Untuk tipe yang paling kecil dapat dibeli oleh mereka yang menjadi pembeli pertama. Sedangkan untuk tipe yang lainnya dipasarkan seharga 132.000 dollar AS atau sekitar Rp 1,3 miliar, dapat dibmiliki oleh mereka yang telah mempunyai apartemen tetapi ada keinginan untuk pindah ke tipe yang lebih besar. Proyek ini rencanakan akan rampung pada tahun 2020 mendatang.

Pada tiap-tiap unit akan disambungkan dengan insfrastruktur berupa sumber energi tambahan serta data points yang kiranya mendukung instalasi teknologi smart home. Dengan begitu para penghuni bisa memonitor penggunaan energi sesuai dengan standar Home Energy Management System dari HDB.

Disamping untuk memonitor kondisi keamanan dalam rumah, infrastruktur ini juga memiliki teknologi pintar yang dapat diterapkan pada kawasannya dan teknologi ini adalah untuk yang pertama kalinya diterapkan pada proyek lansiran HDB.

Proyek ini berkonsep smart planning and smart living yakni untuk merancang lingkungan dengan mempertimbangkan berbagai aspek seperti suhu rata-rata, gerak angin, kadar terik dari matahari. Sebab itu peletakkan fitur pada bagian ruang akan disesuaikan sehingga pemanfaatan ruang menjadi optimal. Sebagai penerangan lingkungan akan digunakan lampu hemat energi yang bersumber dari sel matahari.

Beberapa monitor sensor gerak dan suhu pada ruang akan dipasang sebagai bentuk menghemat energi. Sensor ini yang nantinya akan “mengatur” tingkat keterangan lampu dan kecepatan putaran angin di dalam ruang, Pada ruang yang sedikit orangnya, kadar cahaya lampu akan dikurangi sebesar 30 persen yang berpotensi menghemat listrik hingga 40 persen.  Sistem monitor pun akan dipasang di ruang parkir, dengan begitu ketersediaan untuk area parkir baik untuk penghuni dan tamu lebih terjamin.

Pengolahan sampahnya akan berteknologi pneumatic. Yaitu sistem pemisahan dan pemilahan sampah yang menggunakan sistem sedot dari tempat sampah ke tempat pengolahan. Sistem Centralised Chutes for Recyclables ini sendiri sudah diterapkan di semua proyek residensial yang dibangun HDB sejak tahun lalu dan akan menjadi standar fitur hijau untuk proyek perumahan.

(Sumber: Straits Times dan Channel News Asia)
Sumber : housingestate

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita