145 Senin, 25 Mei 2015 | 11:41:31

Kirim Isu Bom ke Bandara, Untuk Tunda Penerbangan Pacar

Kirim Isu Bom ke Bandara, Untuk Tunda Penerbangan PacarMetro News

Ulah nekat dan menghebohkan yang dilakukan oleh seorang pria di Prancis. Sama halnya dengan pria pada umumnya yang akan melakukan apapun demi sang kekasih. Namun ulah pria Prancis nekat ini berujung dengan persoalan hukum.

Pekan lalu tepatnya Kamis 21 Mei 2015, pria asal Prancis berumur 33 tahun menghubungi bandara regional Bourdeaux-Merignac dan memberikan isu palsu yang sangat menggemparkan. Dia mengancam dengan memberitahukan informasi sebuah bom yang berada di bandara tersebut.

Berita tersebut membuat pengelola bandara harus mengambil tindakan cepat, pihak bandara akhirnya meminta kedatangan aparat kepolisian daerah setempat guna mengevakuasi lokasi yang diduga terdapat bom.

Aparat kepolisian pun meminta pengelola bandara menunda semua perberangkatan, dan polisi melakukan penutupan di sebagian besar bandara untuk melakukan penyisiran.

Usai penyisiran lokasi, tidak ditemukan oleh polisi bom atau barang mencurigakan lainnya. Akhirnya penutupan bandara pun disudahi dan kegiatan operasional bandara dapat kembali beraktifitas dengan normal.

Polisi mengetahui bahwa hal ini dilakuan sengaja oleh seorang oknum, kemudian polisi melacak asal telepon yang masuk ke bandara tersebut. Tak butuh waktu lama polisi pun akhirnya menemukan pria yang mengabarkan berita bohong tentang keberadaan bom tersebut tak jauh dari bandara, sekitar 20 kilometer dari Bordeaux.

Pria tersebut ditahan, menurut keterangannya saat diperiksa dia membenarkan bahwa dialah yang mengirim pesan tersebut.

Kemudia dia menjelaskan alasannya, pria itu ingin menunda keberangkatan pesawat yang ditumpangi kekasihnya, dikarenakan pria tersebut terhalang oleh lalu lintas yang sedang macet ketika menuju ke bandara.

Mendengar penjelasan konyol tersebut, tetap saja pihak kepolisian menjatuhkan hukuman terhadap pria itu, dikarenakan hal tak logis yang dia lakukan merugikan pihak bandara.

Akibat hal yang menghebohkan beralasan “cinta” tersebut pria itu akhirnya didakwa hukuman dua tahun penjara dan denda 30.000 euro atau berkisar Rp 434 juta.

Sumber : Kompas

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita