347 Kamis, 21 Mei 2015 | 12:13:49

Setelah Lama Hilang, Patung Kuda Milik Adolf Hitler Ditemukan

Setelah Lama Hilang, Patung Kuda Milik Adolf Hitler DitemukanNawalapatra

Rabu 20 Mei 2015, Para Polisi di Jerman akhirnya menemukan dua patung berbentuk kuda. Patung tersebut memiliki ukuran kuda asli yang terbuat dari perunggu dengan kisaran harga jutaan dolar Amerika Serikat. Kejadian hilangnya patung kuda tersebut pasca runtuhnya Tembok Berlin, dan sebelumnya kedua patung tersebut selalu tegak di depan kantor Adolf Hilter.

Penjelasan dari pihak kepolisian, mahakarya yang sudah lama dicuri itu ditemukan di dalam gudang. Selama pencarian kepolisian telah melakukan 10 kali penggerebekan ke 5 negara bagian, dan mengincar 8 pelaku yang merupakan anggota jaringan penyelundup barang seni dan berharga. Perkiraan mereka para pelaku berumur 64 sampai 79 tahun.

Masa puncak rezim Nazi, Adolf Hitler berencana menjadikan Berlin sebagai ibu kota dunia dan diberi nama Germania. Pada saat tersebut Hitler memerintahkan pembuatan ribuan patung yang terbuat dari marmer dan perunggu.

Dari ribuan patung tersebut ada dua patung kuda mahakarya Josef Thorak yang diberi nama "Walking Horses". Sepasang patung indah tersebut diletakan di depan kantor Hitler.

Dalam tahun terakhir, para pencuri memasang harga 4.4 juta dolar untuk sepasang kuda tersebut dalam pasar gelap.

Pada Perang Dunia II tahun 1945, saat arus kemenangan berbalik arah, Berlin tak henti-henti diserang bom, demi menyelamatkannya sepasang patung kuda tersebut akhirnya diungsikan ke kota di sebelah timur Berlin. Kota yang dikuasai pasukan Rusia saat itu.

Tahun 1950 sepasang patung tersebut ditempatkan di wilayah Jerman Timur, tepatnya Kota Eberswalde di area lapangan olahraga barak militer Tentara.

Selama 38 tahun patung itu terus berada di lapangan tersebut, seiring berjalannya waktu patung tersebut mengalami kerusakan, namun hanya dilakukan perbaikan dengan pengecatan kembali menggunkan cat emas, dan ekor patung yang rusak terkena peluru hanya diperbaiki seadanya, dan sering kali ditunggangi anak-anak.

Beberapa puluh tahun setelah itu, seorang ahli sejarah seni yang menemukan patung kuda itu, kemudian sang sejarawan menuliskan mengenai sepasang patung kuda itu dan dipublikasikan dalam sebuah artikel di awal 1989.

Tak disangka berapa pekan setelah artikelnya terbit kedua patung kuda itu hilang, dugaan awal dijual oleh rezim pemerintah Jerman Timur untuk mendapatkan dana, yang kala itu perekonomiannya sedang merosot.

Kini setelah hilang seperempat abad, patung tersebut ditemukan di Bad Duerkheim dalam sebuah gudang, di negara bagian Rhineland. Sementara ini patung tersebut menjadi milik Jerman, tapi tidak menutup kemungkinan jika keturunan pemilik sah patung tersebut meminta secara legal atas kepemilikan atas sepasang patung kuda bersejarah tersebut.

 

Sumber : Kompas

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita