151 Kamis, 16 April 2015 | 12:51:52

Silicon Valley Ada Di Malaysia

Silicon Valley Ada Di Malaysiaastroawani

Silicon Valley  adalah sebuah  nama  yang diberikan untuk  daerah selatan dari San Francisco Bay Area, California Amerika Serikat. Silicon Valley  ini didapat karena daerah ini memiliki banyak perusahaan yang bergerak dalam bidang komputer dan semikonduktor. Dan kini Malaysia mulai membangun silicon Valley.

Untuk mendapatkan sebuah perusahaan piranti lunak terbaik di dunia, Anda tidak perlu ke Amerika Serikat ataupun ke Tel Aviv, Israel. Kini Malaysia telah menjadi rumah bagi perusahaan energy raksasa Petroliam Nasional Bhd, yang telah mengalami kenaikkan sebanyak 14 kali lipat atas saham perusahaan pembuat piranti lunak untuk sektor properti IFCA MSC Bhd dalam satu tahun terakhir ini.

Keuntungan yang didapat IFCA meningkat secepat kenaikkan sahamnya setelah perusahaan mengambil sebanyak 80 persen dari pangsa pasar pengembang di Malaysia dan mulai berekspansi di Republik Rakyat Tiongkok.

Ken Yong Keang Cheun, Chief Executive Officer IFCA memprediksikan bahwa negara Tiongkok adalah negara yang memiliki ekonomi terbesar kedua di dunia, akan menjadi pasar terbesar untuk perusahaan piranti lunak senilai 198 juta dollar AS pada tahun 2018 yang akan datang.

Di Tiongkok pertumbuhan ekonominya begitu luar biasa. Yong, mengatakan bahwa pihaknya berencana akan menggandakan kantor IFCA di Malaysia menjadi 16 unit pada  akhir tahun 2015.
Di Tiongkok IFCA memiliki sebanyak  100 klien. Biro Statistik Nasional memperkirakan terdapat hampir  lebih dari 90 ribu perusahaan properti pada  tahun 2013.

Di Malaysia sendiri, Yong mengklaim sebanyak 800 dari 1.000 pengembang properti di negara tersebut  dan merupakan pelanggannya. Penjualan piranti lunak perusahaan di negara itu meningkat hingga 76 persen pada tahun2014 yang lalu. Pajak atas barang dan jasa yang baru mendorong perusahaan untuk lebih meningkatkan kualitas perangkat pada perusahaan mereka.  Saham IFCA melonjak sebesar  1,5 persen sebelum ditutup stagnan pada 1,35 ringgit di Kuala Lumpur.

Sedangkan keuntungan yang didapatkan IFCA meningkat sebanyak  12 kali lipat dari tahun lalu menjadi 21,1 juta ringgit atau senilai 5,8 juta dollar AS. Yong sangat optimis atas pendapatan perusahaannya yang akan terus naik pada tahun 2015 ini.

Saham IFCA meningkat sebesar 1.321 persen selama 12 bulan terakhir. Data yang dikumpulkan oleh Bloomberg menunjukkan bahwa IFCA menjadi perusahaan piranti lunak yang terbaik di dunia dengan nilai pasar mencapai hampir 150 juta dollar AS.

Menurut Danny Wong, Chief Executive Areca Capital Kuala Lumpur,  perusahaan pengembang piranti lunak dan teknik informasi yang berdiri  sejak tahun 2014,  merupakan kelanjutan dari adanya pergeseran ke arah internet dan teknologi untuk melakukan sesuatu cara yang baru.

Selain IFCA, ada pula perusahaan aplikasi ringkas yang menugaskan taksi di sekitar wilayah komuter, Grabtaxi Holdings Pte. dan telah berkembang menjadi aplikasi ringkas pemesanan taksi terbesar se-Asia Tenggara. Grabtaxi pun telah berhasil memikat investasi dari Temasek Holdings Pte dan SoftBank Corp.

Dahulu Malaysia tak dikenali sebagai penghubung bagi perusahaan teknologi, namun pemerintah setempat terus berupaya untuk terus  mendukung industri tersebut sejak tahun 1996. Hal ini dimulai saat pengenalan Koridor Super Multimedia, sebuah zona khusus untuk menarik investasi teknologi dan perusahaan multinasional.

Sumber : Kompas

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita