148 Rabu, 08 April 2015 | 10:40:15

Fungsi Dari Pembangunan Menara Refuge di Tiongkok

Fungsi Dari Pembangunan Menara Refuge di TiongkokIlustrasi

Gedung pencakar langit yang didesain futuristik akan dibangun di Tiongkok. Bangunan tersebut diberi nama Menara Refuge, yang mana memiliki konsep Bahtera Nuh yang merupakan pemikiran dasar Qidan Chen.

Qidan Chen adalah seorang desainer yang berasal dari Tiongkok, alasannya mendesain gedung tersebut adalah untuk melawan kerusakan lingkungan yang terjadi diseluruh dunia.

Qidan memiliki usul untuk mendirikan menara tersebut adalah untuk memproduksi spesies hewan dan tumbuhan, sehingga spesies yang terancam punah bisa ditempatkan pada bangunan tersebut. Dan dapat dijadikan sebagai rumah mereka, sehingga dapat menjaga kelestarian spesies yang terancam punah tersebut.

Rumah untuk spesies yang terancam punah tersebut memiliki fungsi sebagai mesin yang dapat beroperasi sendiri, yang nantinya mampu menyeimbangkan kondisi lingkungan, merepropduksi, dam merehabilitasi beragam spesies makhluk hidup.

Menara Refuge ini dirancang sedemikian rupa sehingga menjamin penyediaan udara, sinar matahari, dan air secara optimal. Ketiga unsur alami tersebut akan dirancang untuk menghasilkan energi listrik.

Proyek ini diharapkan agar penebangan hutan secara liar, naiknya permukaan air laut, dan punahnya beberapa spesies dapat diatasi dan diperlambat dengan adanya proyek yang di cetuskan oleh Chen tersebut.

Rancangannya yang begitu memperhatikan lingkungan dan spesies yang terancam punah tersebut, dituangkan dalam proposal kompetisi eVolo Skyscraper 2015. Yang mana kompetisi tersebut adalah untuk memberikan penghargaan kepada orang- orang yang memiliki ide- ide proyek dibidang arsitektur dimasa depan yang akan mengedepankan teknologi dan lingkungan disetiap rancangan pembangunannya.

Adanya penghargaan tersebut, akan melahirkan arsitek yang peduli dan sadar akan penjagaan dan pelestarian lingkungan beserta makhluk hidup yang ada didalamnya. Sehingga dunia ini akan tetap terjaga kelestariannya.

Jika Tiongkok sudah mulai memikirkan untuk penjagaan dan pemeliharaan lingkungan pada setiap pembangunan pada pengembangannya, semoga negara- negara yang lain juga ikut memperhatikan dan sadar akan pemeliharaan lingkungan serta melestarikan setiap spesies yang terancam punah.


Sumber : BeritaSatu

 

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita