102 Senin, 09 Maret 2015 | 10:20:13

Konglomerat China Berinvestasi Properti di Sydney

Konglomerat China Berinvestasi Properti di Sydneypeluangproperti

Dalian Wanda  adalah seorang  konglomerat China dan merupakan pengembang  properti swasta terbesar. Perusahaan miliknya  beroperasi di empat industri-komersial terutama di bidang properti seperti, hotel mewah, pariwisata dan budaya, serta  department store. Perusahaan ini didirikan oleh  Dalian di Provinsi Liaoning yang  sekarang berkantor pusat di Beijing.

CEO Wang Jianlin terus berupaya agar  merek Wanda dapat dikenal di seluruh dunia seperti Walmart atau IBM atau Google.

Setelah tersiarnya berita perusahaan saham Amerika Serikat (AS), Blackstone menyatakan menjual dari salah satu gedung kantornya di Sydney pada grup Dalian Wanda seharga USD327 juta. Sang konglomerat asal China ini menginvestasikan dananya dalam bentuk properti sebesar USD 1 miliar yang pembangunan gedungnya berdekatan dengan Sydney Harbour.

Dalian Wanda mengatakan bahwa beliau  berencana akan membangun satu gedung mewah dan outlet ritel serta komplek hunian di kawasan tersebut, pihaknya berupaya untuk menciptakan landmark baru di Sydney.

Usaha Wanda ini juga didukung oleh miliarder China , Wang Jianlin, beliau juga merupakan seorang konglomerat properti terbesar di Negeri Panda. Pengumuman terbaru ini adalah merupakan rangkaian dari  akuisisi internasional oleh perusahaan China tersebut. Wanda telah bersepakat untuk investasi hampir USD2 miliar ke beberapa hotel dan properti di London dan Madrid dalam dua tahun terakhir ini.

Setelah kesepakatan itu diumumkan saham perusahaan yang terdaftar di Hongkong itu naik 3,4% . Wang Jianlin adalah  pria terkaya kedua di China setelah pendiri Alibaba, Jack Ma. Menurut majalah Forbes kekayaan pria berusia 60 tahun itu mencapai USD13,2 miliar. Wang juga merencanakan pembangunan untuk  sejumlah taman hiburan di China agar dapat menyaingi Walt Disney dan Universal Studios.

Menurut Xinhua bahwa setiap investasi yang dibuat untuk proyek-proyek di mancanegara atau kawasan sensitif, dan di industri yang sensitif, tetap harus  memerlukan persetujuan pemerintah. China akan menjadi investor terbesar ketiga di dunia pada 2013, namun akan ada perubahan di setiap tahunnya.

Berdasarkan data yang dikumpulkan The Heritage Foundation, investasi China di dunia menyusut pada semester I pada tahun 2014. Data tersebut  mencakup seluruh investasi dan kontrak China di seluruh dunia.

Sumber : Sindo


📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita