289 Rabu, 25 Februari 2015 | 15:48:59

Pajak Ringan Real Estate di Singapura

Pajak Ringan Real Estate di SingapuraIlustrasi

Pemerintah Singapura saat ini sedang memberikan insentif pajak dana investasi properti selama lima tahun ke depan. Hal tersebut akan menguntungkan pengembang, karena tidak perlu membayar pajak untuk mendapatkan penghasilan dari properti asing.

Tharman Shanmugaratnam yang merupakan Menteri Keuangan Singapura menerangkan bahwa, negara tersebut akan memperluas batas peringanan pajak daerah untuk investasi properti. Selain itu pemerintah juga membuat kebijakan untuk pengisian bea materai atas pembelian properti di Singapura.

Hal tersebut dilakukan untuk membantu dana investasi para pengembang properti yang terdaftar disana, dalam mempertahankan daya saing terhadap rekan- rekan dari negara lain.

Sebagai pendukung untuk pencatatan program ini, pemerintah Singapura akan memperpanjang konsesi pajak penghasilan dan barang jasa dalam periode lima tahun kedepan.

Sejak tahun 2002, lebih dari 30 REITs dana investasi bisnis telah terdaftar di Singapura. Nilai pasar dalam indeks REITs disana mencapai US$ 65 miliar.

Berita ini membawa angin segar untuk para pengembang disana, sehingga semakin lama perpanjangan terhadap pembebasan pajak ini maka Singapura memperpanjang keuntungan atas insentif yang pertama kali dikenalkan sejak 31 Maret tahun lalu.

Pemerintah disana berharap para pengembang dapat memajukan sektor properti disana untuk menyaingi negara- negara yang sudah maju dibidang tersebut, sehingga Singapura akan mendapatkan dampak positifnya.

Semakin maju para pengembang, maka negara akan ikut berkembang. Dengan memberikan fasilitas tersebut, harusnya para pengembang dapat memanfaatkan fasilitas yang diberikan oleh pemerintah untuk lebih mengembangkan real estate disana. Agar kebijakan yang diberikan oleh pemerintah tidak akan sia- sia.

Setelah Singapura, kira- kira negara mana lagi yang akan menerapkan keringanan pajak terhadap para pengembang?. Semoga kebijakan ini membawa dampak positif terhadap pengembang dan pemerintah di negara lain. Karena jika diterapkan dengan benar, akan memberikan kesejahteraan terhadap negara dan para pengembang.

 

Sumber : Kompas

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita