232 Kamis, 12 Februari 2015 | 11:35:29

Melonjaknya Investasi Asing Akibat Jatuhnya Nilai Tukar Yen

Melonjaknya Investasi Asing  Akibat Jatuhnya Nilai Tukar Yenkompas

Pada tahun 2014 investasi asing yang berasal langsung dari Jepang melonjak hingga dua kali lipat. Turunnya nilai tukar Yen Jepang mengakibatkan properti dan aset lainnya lebih di minati oleh para pembeli yang berasal dari Asia dan Amerika Serikat.

Berdasarkan data dari Kementerian Keuangan Jepang yang dirilis di Tokyo, Senin (09/02/2015) bahwa investasi yang masuk tercatat melambung naik hingga 181 persen  yakni menjadi 8,4 miliar dollar AS. Investasi tersebut adalah merupakan jumlah yang terbesar sejak tahun 2009. Dimana 54 persen berasal dari Asia dan 47 persen berasal dari Amerika Serikat, sedangkan arus keluar berasal dari investor Eropa.

Perdana Menteri Shinzo Abe memberikan peluang bagi investasi asing di karenakan turunnya harga yen pada kebijakan reflasi. Namun demikian,  walaupun mempunyai potensi untuk meningkatkan impor dan biaya energi, Abe tetap menargetkan untuk menggandakan saham investasi langsung milik asing pada tahun 2020 yang akan datang menjadi 35 triliun yen.

Pajak penghasilan perusahaan rencananya akan di turunkan sampai 3,2 persen , hal ini agar Jepang lebih menarik untuk bisnis dan kebijakan ini akan di berlakukan pada dua tahun fiskal berikutnya.
Turunnya nilai tukar Yen menjadikan properti Jepang lebih murah bagi investor asing. Menurut Kaori Iwasaki, seorang ekonom Japan Research Institute, kemungkinan investasi properti akan menjadi lebih hidup jelang Olimpiade 2020.

Pertumbuhan atas investasi yang masuk dari Asia untuk Jepang terutama di dapat dari Singapura, karena itu menurut Iwasaki , perusahaan akan menyiapkan kantor di Jepang untuk melakukan pembelian real estat serta aset lainnya.

Seorang ekonom Daiwa Institute of Research Jepang, yang bernama  Kanda mengungkapkan hal yang serupa bahwa jatuhnya nilai Yen dan pendapatan  perusahaan yang minim akan lebih  banyak menarik investasi asing.

Menurut Kanda, Jepang akan meningkatkan investasi asing secara langsung sebesar 3,5 persen, hal ini di karenakan untuk melakukan retribusi akhir di bawah 30 persen hingga dapat setara dengan Jerman. Pajak Penghasilan Perusahaan akan di potong sebesar satu persen.

Sumber; Kompas

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita