172 Senin, 09 Februari 2015 | 14:36:38

Menurunnya nilai Yen, meningkatkan sektor properti Jepang

Menurunnya nilai Yen, meningkatkan sektor properti Jepangilustrasi

Salah satu negara yang saat ini menjadi incaran ivestasi adalah Negara Jepang. Investasi mancanegara yang masuk tercatat sudah berjumlah dua kali lipat. Investasi masuk telah meningkat sebanyak 181 persen atau mencapai 1 triliun yen (Rp 10,64 triliun).

Berdasarkan data dari pemerintahan Jepang, pencapaian tersebut adalah yang tertinggi sejak 2009. Hal ini terjadi disebabkan oleh melemahnya nilai mata uang Yen jepang, sehingga real estate dan asset lainnya menjadi sangat menarik bagi para pembeli Asia dan AS.

Perdana Menteri Shinzo Abe memanfaatkan kejatuhan nilai mata uang ini untuk melipatgandakan investasi dari asing hingga 2020. Selain itu, ia juga mewacanakan untuk menurunkan pajakagar Jepang lebih menarik  lagi dalam bisnis.

Pertumbuhan Real Estate
GIC Pte, perusahaan besar dari Singapura membeli sebuah gedung di sebelah stasiun Tokyo pada bulan Oktober.GIC membayar USD 1,7 miliar untuk properti tersebut kepada seseorang yang tidak ingin diketahui publik.

Perusahaan lain, Blackstone group PL mengumumkan juga mereka akan membeli periusahaan properti residesial milik GE Jepang corp. jumlah yang digelontorkan juga sangat luar biasa, yakni bernilai seharga 190 miliar yen. Properti ini dibeli GE untuk menambahakan holding apartemen mereka di Jepang.

Dari Negara Taiwan, CTBC Financil Holding Co. telah menyelesaikan akuisisinya dengan Tokyo Jepang Star Bank pada bulan Juni.

Keiji Kanda, seorang ekonomist dari Daiwa Institute of Research sependapat dengan pendapat PM Shinzo Abe bahwa pelemahan mata uang Jepan akan memicu investasi dari luar negeri. Dengan  melemahnya Yen, maka harga properti akan lebih murah juga.

Untuk memudahkan para pebisnis menjalankan kerjaan merea, kabinet Abe akan memotong pajak yang saat ini sudah meningkat menjadi hampir 70 persen. Setelah Abe berkuasa pada Desmber 2012.                                                                                                                                                                               
SUmber : bloomberg

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita