14 Senin, 19 Januari 2015 | 16:41:41

Proyek Gedung Tertinggi di AS dihentikan karena membahayakan

Proyek Gedung Tertinggi di AS dihentikan karena membahayakan432 Park Avenue - Wikipedia

Jatuhnya salah satu pipa dari lantai ketinggian 81 tingkat menyebabkan pemerintah kota New York menghentikan proyek apartemen tertinggi di Amerika tersebut karena dianggap membahayakan. Gedung ini disebut-sebut akan menjadi salah satu gedung tertinggi di Dunia.

Pipa sepanjang 2,4 meter terjatuh dari gantungan ketika pengerjaan gedung mewah 432 Park Avenuedi kota Manhattan rabu kemarin (15/01). Pipa tersebut mendarat di depan gedung seberangnya, beruntung tidak ada korban.

Departemen bangunan kota new york memutuskan menghentikan pekerjaan proyek gedung apartemen tertinggi di Kota New York tersebut. Penghentian ini akan dilakukan sampai segala peralatan telah diperiksa dan diinvestigasi.

Kecelakaan tersebut ternyata bukanlah yang pertama kali proyek tersebut menimbulkan bahaya. Bulan Maret 2013, seorang pekerja konstruksi terluka dalam proyek 432 Park Avenue dikarenakan sebuah palet kayu menimpa kakinya.

Kondominium mewah ini di desain oleh Rafael Vinoly, dibangun pada tanggal 26 September 2011. Pengembangnya, Macklow Properties menargetkan selesai pada tahun 2015 ini. Memiliki 104 unit dengan kisaran harga $16,95 juta sampai $95 juta untuk penthouse. Gedung ini melebihi ketinggian dari Empire State Building, The Chrysler Building dan World Trande Center tanpa menaranya.

Untuk unit-unitnya didesain oleh Deborah Berke, termasuk dengan lantai dan atap dari marbel italia. Dan sisanya dari gedung sangat menakjubkan termasuk gudang wine yang bisa diatur suhunya, teras luar, spa dan layanan lainnya.

Dalam kecelakaan tersebut, Macklowe Properties dikenai denda senilai 5.000 dollar AS (RP 63 Juta) untuk pelanggaran pertama dan pelanggaran berikutnya US$ 10.000 (RP 126,1 juta).


Sumber : dailymail, tribunnews

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita