69 Senin, 12 Januari 2015 | 14:14:23

Tingkat suku bunga naik di Singapura, mengancam harga rumah

Tingkat suku bunga naik di Singapura, mengancam harga rumahSingapura

Kenaikkan tingkat bunga di Singapura pada awal tahun mengancam pertumbuhan properti di Negara tersebut. Kenaikkan suku bunga yang tidak diduga ini berakibat kenaikkan biaya hipotek dan bisa menjatuhkan harga rumah.

Bank Sentral Singapura menaikkan tingkat suku bunganya hingga 0,6392 persen tahun ini. Hal ini dikarenakan terus menguatnya mata uang Dollar Amerika dan kebijakan baru mengenai syarat likuiditas bagi perbankan Singapura.

Pertumbuhan Tingkat bunga jangka pendek diprediksi naik hingga satu persen tahun ini. Saat ini jumlah total hipotek yang beredar mencapai $132 miliar di Singapura dan padah tahun lalu, harga rumah turun hingga 4 persen. Menurut ekonom Vishnu Varathan, harga rumah Singapura masih akan cenderung turun hingga pertengahan 2016.

Ikut campurnya pemerintah Singapura dalam industri properti dilakukan sejak 2009 untuk menenangkan pasar properti. Kebijakan yang paling ketat adalah pada Juni 2013 untuk menghindari para peminjam mengambil hipotek yang melampaui 60 persen pendapatan mereka.

Dengan adanya pembatasan tersebut, industri properti mengalami pendinginan hingga 6,2 persen di November. Yang merupakan pertumbuhan terlambat sejak Mei 2007.

Menurut Wee Siang Ng, Kepala riset dari May Bang Kim Eng, peningkatan bunga jangka pendek tahun ini adalah kabar kurang baik bagi para pengambil kredit. Menurut kalkulasinya para biaya pengambil kredit akan mencapai 60 persen dari pendapatan jika tingkat suku bunga mencapai 3,5 persen.

Dari analis UOB, Vikrant Pandey, mengatakan jika harga rumah turun lebih cepat, menjadikan pemerintah untuk memutuskan melonggarkan kebijakannya juga. Menurutnya penurunan harga rumah hingga 10 sampai 15 persen sedangkan  suku bunga naik, pemerintah tidak perlu lagi untuk memberi tekanan, karena pasar akan otomatis bergerak lambat.

sumber : bloomberg

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita