290 Sabtu, 29 November 2014 | 15:30:27

Rumah hobit nyata di Switzerland.

Rumah hobit nyata di Switzerland.Gizmag

Apakah anda penggemar kisah dongeng The Lord Of The Rings? Tentu anda tahu akan karakter dari kaum para Hobbit.

Hobbit digambarkan dalam cerita Lord Of The Ring adalah manusia kerdil setinggi pinggang manusia pada umumnya. Pekerjaan mereka adalah bertani dan tinggal berkelompok di Shire. Rumah para Hobbit ini biasa disebut dengan Hobbit Holes (Lubang Hobbit).

Uniknya rumah hobit ini adalah dibangun disisi tebing, biasanya tertanam di bawah tanah. Setiap keluarga memiliki rumahnya masing-masing di lubang tersebut.

Namun ternyata ide ini banyak juga diadopsi oleh para arsitek untuk membangun tempat hunian. Mereka merasa ide rumah hobit ini adalah bagaimana untuk bekerja sama dengan lingkungan, bukan malah menghancurkan lingkungannya. Hingga akhirnya di dunia nyata kita bisa mendapatkan rumah-rumah Hobbit, yaitu di Switzerland.

Versi suasana Shire di Swiss ini dinamakian dengan Rumah Bumi Lattenstrasse, yang terletak di Dietikon, Switzerland. Rumah bumi ini didesain oleh Vetsh Architektur, yang telah membangun rumah yang mirip di berbagai negara.

Di sebut Rumah bumi dikarenakan desainnya yang menyatu dengan lingkungan, mengikuti dengan kontur natural tanah dibandingkan membuat bentuk lain diatasnya. Rumah ini juga dilapisi dengan gundukan-gundukan tanah.

Rumah-rumah yang terdapat di perumahan Lattenstrasse ini diperuntukan keluarga dengan kondisi interior yang sangat menonjol. Tetapi jika dilihat dari luar, sangat tidak terlihat penampakan rumah ini, karena tertanam di tanah.

Area yang dibangun adalah sekitar 4.000 m2, setiap rumah berukuran 60 sampai 200 m2. Ada sebanyak rumah yang dibangun di kompleks tersebut. masing-masing rumah memiliki 3 sampai tujuh kamar.

Rumah-rumah ini diletakan di tebing yang membentuk kurva u dengan kolam di tengahnya dan tanah basah. Untuk interiornya, area tidur diset di utara gedung, sedangkan area keluarga di selatan. Untuk kamar mandi dilokasikan di basement, dengan cahaya matahari secara natural bisa masuk sampai ke level paling bawah.

Sumber : Gizmag

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita