211 Selasa, 25 November 2014 | 15:39:11

Perusahaan Singapura biayai $500 juta untuk properti Jakarta

Perusahaan Singapura biayai $500 juta untuk properti Jakartabillboard st regist - skycrappercity

Perusahaan pengelola kekayaan resmi Singapura, GIC mendeklarasikan kerjasama dengan perusahaan asal Indonesia, Rajawali group pada hari selasa (25/11).  Kongsi modal ini dalam rangka investasi modal dalam berbagai proyek properti di Indonesia. GIC Sepakat untuk berinvestasi sebanyak $ 500 juta untuk pembangunan properti di indonesia.

Kerjasama tersebut akan berekspansi ke berbagai peluang seperti perkantoran, retail, hunian serta proyek hunian terpadu. Fokus proyeknya akan diarahkan ke kawasan CBD Jakarta.

Proyek yang akan dikembangkan adalah gedung perkantoran bernama Capital Place di CBD Jakarta. Perkantoran tersebut adalah proyek terpadu yang akan selesai pada akhir tahun 2015 termasuk hotel mewah St. Regis dan tempat untuk kuliner dan beverage. Gedung tersebut merupakan bagian dari proyek yang digarap Greenland Rajawali Utama.

Proyek tersebut dirancang oleh arsitek kelas dunia Pelli Clarke Pelli Architect.

GIC atau Government of Singapore Investment Corporation adalah sebuah perusahaan dana investasi milik pemerintah Singapura yang bertugas untuk mengelola cadangan devisa Singapura. GIC memiliki investasi dalam ekuitas, fixed income, instrumen pasar uang, real estate dan investasi khusus.

GIC merupakan salah satu dana investasi pemerintahan yang terbesar di dunia. Pada tahun 2008, the economist memperkirakan aset yang dimiliki GIC mencapai US$330 miliar.

Partner untuk investasi di Indonesia adalah Rajawali Group, salah satu perusahaan swasta terbesar di Indonesia yang didirikan oleh Peter Sondakh. PT Rajawali Corporation adalah sebuah perusahaan konglomerasi yang memiliki operasi dari telekomunikasi, hotel, bahan bangunan, retail, dept store dan transportasi.


Sumber : businessweek, businesstimes

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita