138 Sabtu, 22 November 2014 | 15:11:18

Rumah ini habis terbakar namun mampu mencapai harga tinggi

Rumah ini habis terbakar namun mampu mencapai harga tinggidailytelegraph

Jual-beli properti biasanya hanya sebatas bisnis saja. Tetapi sebuah transaksi  yang terjadi di Sydney, Australia berikut mengakhiri masa traumatik yang menimpa si penjual beberapa bulan ini.

Tom Noicos akhirnya terpaksa untuk menjual rumahnya setelah beberapa kali mengalami kebakaran hebat pada bulan Agustus. Sialnya, polisi menduga kebakaran tersebut sengaja dilakukan. Walaupun bukan Noicos yang melakukannya, perusahaan asuransi menolak untuk membayarnya karena dugaan pihak ketiga.

Meskipun posisi rumah tersebut tepat dibawah jalur penerbangan dan sering terdengar deru pesawat, ternyata lokasi dan kemungkinan harganya naik membuat properti tersebut cukup menarik.

Hingga akhirnya rumah tersebut diikutkan dalam sebuah lelang di kawasan St Peters, Kota Sydney pada hari sabtu ini (22/11/14). Bagi Tom Noicos, mantan staff IT, hari tersebut adalah hari yang emosional baginya. Dia telah tinggal disitu selama 15 tahun dan banyak kenangannya.

Noicos juga mengakui dia berniat untuk meninggalkan rumah tersebut. Tetapi bukan dengan cara demikian. Noicos tidak mampu lagi memperbaiki rumah tersebut,  dia kehilangan segalanya dalam rumah tersebut.

Ternyata dalam lelang tersebut, berhasil mencapai harga yang bagus. Rumah Tom dilelang pada angka $790.000 - $90.000 diatas harga awal. Rumah tersebut menjadi salah satu lelang tertinggi.

Pembelinya adalah pasangan George Ge dan Sonia Chen sangat puas akan properti yang mereka dapatkan. Mereka berniat untuk merenovasi rumah tersebut.

Sedangkan Tom Noicos juga merasa puas akan harganya, dan berniat mencari tempat yang lebih baik lagi.

Sumber : yahoonews, theage

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita