276 Jum'at, 21 November 2014 | 12:04:59

Upper Fifth Avenue, kawasan termahal belanja di dunia

Upper Fifth Avenue, kawasan termahal belanja di duniajalan fifth avenue - manhattan_condo_living

Berdasarkan hasil penelitian dari konsultan properti global Cushman & Wakefield's "Main Streets Across the World", kawasan di Upper Fifth Avenue New York telah menjadi tempat belanja termahal di dunia.  Mengalahkan Causeway Bay di Hong Kong.

Dalam laporannya tersebut menyebutkan Biaya sewa untuk penyewaan retail telah meningkat secara global dengan rata-rata 2,4 persen dalam satu tahun hingga September 2014.

Kawasan Upper Fifth Avenue New York mencetak rekor untuk biaya sewa retail, hingga mencapai US$ 3.500 per sq ft (Rp 42.770.000) per tahun. Mengalahkan Causeway Bay Hongkong dimana harga sewa turun 6,8%. New York kembali menempati posisi puncak sebagai lokasi perbelanjaan termahal dunia sejak 2011.

Walaupun ada perubahan harga sewa sebanyak 40 persen dari tahun lalu, Champ Elysees di paris masih menempati posisi ketiga, diikuti New Bond Street, London pada posisi keempat dimana kenaikan harga sewa sebanyak 4,2 persen. Sidney juga menempati posisi lima besar, dengan kawasan Pitt Street Mall.

Kepala divisi retail Cushman & Wakefield untuk Amerika, Matt Win mengatakan bahwa berita ekonomi yang positif dipadukan dengan fundmental para retail yang semakin baik terus memajukan pasar retail AS. Banyaknya permintaan dari retailer dan turis yang semakin banyak dari berbagai negara memberikan kontribusi besar untuk kota besar di AS, seperti Los Angeles, San Fransisco dan New York. Selain itu salah satu brand dunia seperti Microsoft yang hadir di Upper Fifth Avenue menunjukkan bahwa kawasan tersebut merupakan pusat destinasi belanja yang sangat penting.

Untuk di kawasan Asia Pasifik, ekspansi retail cenderung melambat dengan rendahnya jumlah turis dan penurunan belanja retail. Kepala divisi Retail untuk kawasan Asia Pasifik, James Hawkey mengatakan pada 2014 para retailer bergerak sangat hati-hati, sebabnya melambatnya performa dan pengunjung juga menurun. Konsumsi barang mewah juga menunjukkan pertumbuhan negatif. Ditambah lagi demo protes di hongkong seja september semakin memperlambat sektor retail.

Laporan Retail Cushman & Wakefield sering dijadikan barometer untuk pasar retail global, dan mensurvei 330 destinasi belanja teratas di dunia dari 65 negara.

Sumber : worldpropertyjournal

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita