242 Kamis, 06 November 2014 | 16:46:29

Gedung Tertinggi Dunia Terbuat Dari Material Kayu

Gedung Tertinggi Dunia Terbuat Dari Material Kayuecoficial

Seluruh Arsitek dan Insinyur di belahan dunia kini sedang mencari cara baru untuk membangun gedung yang lebih tinggi serta lebih cepat tanpa harus menyebakan efek kerusakan pada lingkungan. Mereka melihat bahwa material bangunan yang bisa mendukung ide-ide mereka tersebut ialah material kayu.

Seorang arsitek Michael Green menyatakan, langit merupakan batas untuk sebuah bangunan kayu. Hal itu terefleksi pada pembuatan gedung University of Northern British Columbia’s Wood Innovation and Design Centre, yang memiliki 30 lantai, di Prince George.

Kelak, jika telah rampung dibangun, proyek Green tersebut kelak menjadi sebuah bangunan kayu tertinggi di belahan dunia. Keberhasilan tersebut akan melangkahi pesaingnya Stadthaus London, yang hanya terdiri dari sembilan lantai, serta Forte Building di Melbourne yang memiliki 10 lantai. Namun, menurut Green, hal tersebut bukanlah sasaran utamanya.

“Sesungguhnya, bukan persoalan menjadi yang paling tinggi. Kami sungguh-sungguh menyaksikan masa depan kayu pada kota, serta maksud kami adalah ingin melibatkan orang lain pada pendirian sebuah bangunan menggunakan kayu juga,” ucap Green.

Green berharap hal tersebut bisa menjadi inspirasi bagi para arsitek dan insinyur agar tidak bergantung pada baja dan beton, serta mengembangkan bahan bangunan yang menghambat karbon dioksida dari atmosfir. Untuk tiap meter kubik kayu mampu menyerap satu ton karbon dioksida.

Pada pembahasan ini, bisa disimpulkan bahwa pada bagnunan kayu dengan tinggi 20 lantai mampu menyerap 3.100 ton karbon, dan sebaliknya untuk bangunan beton justru menghasilkan 1.200 karbon. Perbedaan itu sama saja dengan melenyapkan 900 mobil penghasil karbon untuk satu kota tiap tahunnya.

Namun, sementara orang-orang semacam Green menebarkan benih-benih perubahan, pemerintah atau pemangku kebijakan malah mempersulit berkembangnya sebuah bangunan kayu. Hal tersebut berdasarkan citra kayu yang merupakan bahan bakar untuk kota-kota besar.

Contohnya Chicago, San Fransisco, London, yang pernah dilanda kebakaran besar yang meratakan kota dengan tanah. Tetapi, kemudian, sekarang ini para insinyur sedang mengembangkan sebuah pelindung atau pelapis kayu yang dapat membuat kayu menjadi sulit terbakar.

Sumber : kompas

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita