192 Rabu, 05 November 2014 | 13:58:30

Ekspatriat Kuasai Rumah di Dubai

 Ekspatriat Kuasai Rumah di Dubaifunxone

Kelurga muda di wilayah Dubai beresiko kehilangan pasokan hunian sewa, kecuali ada lebih banyak lagi rumah sewa yang didirikan bagi mereka khusus berpenghasilan menengah.

Ian Albert yang merupakan Direktur Regional Colliers International, mengatakan harga sewa di wilayah Sheikdom meningkat rata-rata 18 persen dalam kurun waktu 3 tahun terakhir ini, Kenaikan pembangunan rumah sewa akan meminimalisasi tingkat hunian saat ini yang berjumlah 87 persen  dan menghadang kenaikan harga sewa Demikian diutarakan Colliers International di Dubai, pada hari Selasa (4/11/2014).

“Kami telah menyaksikan adanya perlambatan, namun untuk harga sewa masih tetap stabil,” ucapnya.

Berdasarkan penelitian Colliers, Dubai adalah kawasan dengan pertumbuhan ekspatriat mencapai 80 persen. Kota tersebut tidak banyak menyediakan rumah dengan harga terjangkau untuk warganya. Sementara itu, ada sekitar 50 persen warganya mempunyai pendapatan 49.000 dollar AS atau sekitar Rp 53 juta lebi tiap tahun. Adapun sebagian dari 51.000 rumah yang berada di kota tersebut sedang dalam pengembangan.

“Kami tidak mengarah pada kebutuhan perumahan berpenghasilan rendah, tetapi perumahan yang nilainya terjangkau untuk rumah tangga dalam hubungannya dengan pendapatan,” ucap Colliers pada laporannya.

Di Dubai, hal tersebut berarti tren pasar menegah yang sesuai bagi keluarga pekerja muda atau kaum profesional,. Di bagian lain pemerintah menaikkan pajak transaksi, walaupun peraturan pembatasan sewa dilihat kurang efektif. Beberapa penyewa telah mengevakuasi diri ke negara tetangga, layaknya  Sharjah, demi meringankan biaya hidup mereka. Mereka sungguh-sungguh mengambil keputusan meninggalkan Uni Emirat Arab.

Sumber : kompas


📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita