205 Senin, 03 November 2014 | 16:38:44

Rp 14,5 Miliar untuk Sebuah Rumah Hobbit

Rp 14,5 Miliar untuk Sebuah Rumah Hobbitbethesda magazine

Apabila Anda pecinta film The Hobbit, tentunya Anda mengenali hunian di Bethesda Maryland ini. Rumah yang populer sebagai ‘rumah jamur’ atau ‘rumah hobit’ tersebut dipasarkan dengan banderol harga senilai Rp 1,2 juta dollar AS atau setara dengan Rp 14,5 miliar.

“Rumah Jamur” ini sudah lama menjadi pemikat di kawasan sekelilingnya. Tidak hanya sebagai ‘rumah jamur’, untuk masyarakat sekitar menyebutnya ‘Smurf house’ serta ‘Flinstones House’.

Edward dan France Garfinkel yang merupakan pemilik rumah tersebutm membelinya pada tahun 1967. Bangunan ini sendiri dibangun pada tahun 1923. Rumah ini memiliki luas bangunan 334 meter persegi dengan lahan seluas 557 meter persegi.

Mereka merubahnya menjadi rumah yang ekstentrik, dengan membuat langit-langit yang jangkung, jendela pada bagian loteng, serta dinding yang melekuk-lekuk.

“Ketika itu, kamu menyaksikan sesuatu yang tidak biasanya. Kami tidak mau hanya menghuni sebuah ‘kotak’,” ucap Edward.

Ambisi rencana pembangunan ini, sayangnya membawa mereka pada titik kebangkrutan. “Kami kira biaya pembangunannya tidak mahal. Kami mendirikannya ketika kami masih muda. Setelah waktu berjalan, kami merasa bodoh,” Edward mengakui.

Beberapa tahun setelah merenovasi rumah tersebut, Edward beserta France siap memasarkan serta memperlihatkan interior pada “rumah hobbit” tersebut.

“Banyak kalangan yang ingin melihat bagian dalam rumah ini. Bahkan seseorang pernah mengetuk pintu rumah kami seraya mengatakan ‘Bolehkan saya masuk?’ Kami menyahut ‘Tidak’. Mereka bertanya ‘Kenapa’ Kami menjawab, ‘Ini rumah kami, dan kami menghuni disini. ‘Tetapi , kemudian lama-kelamaan kami menikmatinya,” Edward menerangkan.

Bangunan ini terdiri dari 4 ruang tidur, dua kamar mandi, serta satu kamar mandi kecil yang difasilitasi dengan pendingin ruangan, pemanas air, kipas angin, gas alami, serta beberapa sarana lainnya.

Sumber : kompas

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita