1085 Jum'at, 31 Oktober 2014 | 11:53:40

Rumah-rumah Dekorasi Seram saat Halloween

Rumah-rumah Dekorasi Seram saat Halloweenwdb7

Awas ada serangan laba-laba raksasa dan boneka menyeramkan yang hidup. Tapi ternyata itu hanyalah laba-laba palsu dan boneka robot saja. Mereka sengaja dipasang di rumah untuk memeriahkan hari Halloween di Amerika Serikat.

Rumah-rumah pun didekorasi sedemikian rupa. Banyak yang unik-unik dan kreatif. Bahkan Di beberapa tempat di Amerika mengadakan sebuah kontes atau lomba menghias Rumah dengan tema Halloween.

Salah satunya Kontes yang diadakan oleh televisi di AS, Wdbj7. Pemenang kontes tersebut adalah Cindy Peak, bertempat tinggal di Spring Valley Road, Vancouver. Rumahnya di desain sedemikian rupa hingga semacam rumah yang digerayangi oleh jaring laba-laba raksasa. Tapi ternyata, biaya yang dikeluarkan tidaklah besar. Hanya dengan $50 (Rp 600.000), Cindy bisa memenangkan kontes yang diadakan ditempatnya.

Pemenang kedua adalah sebuah rumah yang cukup menyeramkan. Didekorasi oleh ahli tata rias dan kostum. Rumah yang mereka dekorasi memasang berbagai hiasan yang cukup seram. Seperti robot yang bergerak sendiri dengan tata rias lilin.

Apa Itu Halloween?
Tradisi ini berasal dari Irlandia, dan dibawa oleh orang Irlandia yang beremigrasi ke Amerika Utara. Halloween dirayakan anak-anak dengan memakai kostum seram, dan berkeliling dari pintu ke pintu rumah tetangga meminta permen atau cokelat sambil berkata "Trick or treat!" Ucapan tersebut adalah semacam "ancaman" yang berarti "Beri kami (permen) atau kami jahili."

Di zaman sekarang, anak-anak biasanya tidak lagi menjahili rumah orang yang tidak memberi apa-apa. Sebagian anak-anak masih menjahili rumah orang yang pelit dengan cara menghiasi pohon di depan rumah mereka dengan tisu toilet atau menulisi jendela dengan sabun.

Halloween identik dengan setan, penyihir, hantu goblin dan makhluk-makhluk menyeramkan dari kebudayaan Barat. Halloween disambut dengan menghias rumah dan pusat perbelanjaan dengan simbol-simbol Halloween. Banyak orang mengatakan dulunya ini adalah kegiatan pagan, namun saat ini dimaknai untuk keriangan memakai kostum dan berkunjung ke rumah-rumah.




Sumber : Wikipedia, Wdbj7

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita