175 Selasa, 28 Oktober 2014 | 16:49:46

Demi APEC, Warga Tiongkok Diliburkan Agar Bebas Polusi

Demi APEC, Warga Tiongkok Diliburkan Agar Bebas Polusivoa indonesia

Keinginan Pemerintah Tiongkok memiliki langit biru dan lalu lintas bebas dalam menyambut hadienya para petinggi dunia dalam pertemuan puncak di kota Beijing mingu depan, menjadikan pemerintah kota menghimbau kepada warganya untuk pergi berlibur. Usaha untuk mewujudkan keinginan tersebut dilakukan paska poluis udara di wilayah Beijing tersebut menduduki tingkat berbahaya, sedikitnya dalam 10 hari selama bulan ini.

Pemerintah kota Beijing menyampaikan libur untuk waktu seminggu dalam menyambut forum Kerjasama Ekonomi Asia Pasifik atau dikenal dengan APEC, yang kan berlangsung pada tanggal 7 hingga 12 November 2014. Sementara pemerintah meliburkan sekolah, membatasi jumlah kendaraan bermotor di jalan umum, serta mendukung ageng-agen perjalanan memberikan penawaran paket diskon holiday.

“Liburan di bulan November merupakan suatu kado yang indah,” ucap seorang professor sastra di sebuah universitas Beijing, yaitu Tian Weiping.

“Saya akan bergembira untuk mendatangi Hangzhou ataupun Shanghai,” ia menambahkan.

Persiapan Tiongkok dalam menyambut pertemuan APEC yang akan datang memang disertai dengan cara-cara tak biasa, contohnya penutupan sebuah pabrik. Sementara itu, angka produksi baja di wilayah Heibei diperkirakan dapat merosot hingga 10 persen di bulan November esok. Provinsi Hebei dan juga Shandong sepertinya akan memikul beban kerugian sebab pengekangan Beijing kepada aktivitas industri demi mendapatkan udara yang bersih.

China memang akan memastikan, upaya-upaya demikian dalam mencegah polusi asap memayungi kota selama acara tersebut akan berhasil, mengingat Presiden Amerika Serikat Barack Obama akan hadir pada acara tersebut, dan juga Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, serta Pemimpin Negara Rusia Vladamir Putin.

Perlu diketahui, pada tanggal 19 Oktober 2014 kemarin angka polusi di Beijing telah melampaui batas WHO, yaitu sejumlah 16 kali. Pemerintah Tiongkok menyatakan kesulitan dalam membersihkan udara kota walaupun telah berjanji akan melakukannya

“China mengeluarkan biaya besar dalam menjaga citranya. Ini menjadikan banyak usaha dalam menyelesaikan masalah jangka panjang dari udara berpolusi dan juga lalu lintas sepanjang pelaksanaan APEC tersebut,” jelas Bai Ming selaku Wakil Direktur Perdagangan Internasional dan Kerjasama Ekonomi China.

Sumber : kompas

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita