390 Kamis, 23 Oktober 2014 | 17:14:13

Apartemen di Hong Kong Kian Mengecil

Apartemen di Hong Kong Kian Mengecilscmp

Merubah ukuran unit agar menjadi lebih kecil, ternyata tidak hanya dilakukan oleh pengembang di Indonesia saja. Para pengembang di Hong Kong juga terpaksa memangkas ukuran unit apartemen mereka supaya harga jualnya lebih terjangkau. Namun, meskipun telah dibuat mengecil harganya tetap saja melambung. Daerah administrasi Tiongkok tersebut memang tersohor sebagai salah satu wilayah dengan nilai properti tertinggi di Dunia.

Dalam waktu lima bulan berturut-turut hingga pada Agustus tahun 2014, biaya sewa dan harga jual rumah terus saja meroket. Berdasarkan informasi dari Departemen Peningkat dan Penilaian Hong Kong, nilai jual rerata unit dengan ukuran 40 meter persegi mengalami kenaikan 6 persen, berada di angka 5,2 juta dolar Hong Kong atau setara dengan Rp 8 miliar.

Situasi tersebut membebani penduduk lokal dan asing. Mereka harus lebih mengehmat pengeluaran agar bisa menempati hunian dengan ukuran lebih layak. Para pengembang juga terpukul dengan keadaan ini. Terlebih pemerintah tetap melakukan pengetatan pasar. Satu-satunya cara untuk meningkatkan penjualan ialah dengan mengecilkan ukuran unit.

Cheung Kong (Holdings) yang mengembangkan Mon Vert II di Tai Po, membangun unit dengan ukuran 15,3 meter persegi. Pada tahap pertama, tipe terkecilnya memikiran ukuran 16,4 meter persegi dengan harga 1,7 juta dolar Hong Kong atau setara dengan Rp 2,74 miliar.

Sung Hang Kai Properties (SHKP) yang membangun 3.400 unit apartemen yang berada di atas stasiun MTR Nam Cheong, Sham Shui Po, dengan size yang lebih kecil, yaitu seluas 14,8 meter persegi. Unit semungil itu sudah include dengan kamar mandi dan sebuah dapur. Pada tahun 2013 lalu Henderson Land Development telah mengungguli dengan menjual unit seluas 15,4 m2 dari High Place di Kowloon City, dengan harga jual 3,6 juta dolar Hong Kong atau setara dengan Rp 5,6 miliar, yang berarti untuk per meter perseginya di hargai Rp. 340 juta.

Berdasarkan survey yang dilakukan South China Morning Post telah ditemukan banyak pengembang yang mendirikan apartemen mungil. Di delapan bulan pertama tahun 2014, tercatat ada 1.554 unit dengan luas minus dari 20 m2 dipasaran. Meningkat 128 persen dari 680 unit yang dijual pada periode yang sama tahun kemarin. Hal tersebut berbanding terbalik dengan masa 3 tahun silam. Kala itu yang banyak dijual adalah apartemen dengan luas di atas 92 m2, tipe-tipe bagi kelas premium yang saat itu mencapai angka penjualan hingga 40 persen.


Besarnya peluang pasar apartemen kecil itu menjadikan SHKP berniat merubah 4 proyek apartemen mereka dengan ukuran yang lebih kecil. “Daya beli pasar lebih terhadap unit yang lebih kecil lebih besar, jika dibandingkan dengan unit yang lebih besar,” ucap Deputy Managing Director SHK, Victor Lui Ting.

Berdasarkan survey Savills yang dilakukan pada Januari kemarin, nilai rumah di Hongkong mencapai 14,9 kali dari rerata penghasilan tahunan warga di negara tersebut. Hal tersebut merupakan kaikan tertinggi dalam sepuluh tahun terakhir. Efeknya, Hong Kong kini menjadi kota dengan tingkat daya beli rumah terendah dalam masa empat tahun berturut-turut.

Sumber : Housing Estate

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita