120 Rabu, 22 Oktober 2014 | 14:50:37

Tiongkok Akhirnya Sadar Diri dengan Gedung Aneh Miliknya

Tiongkok Akhirnya Sadar Diri dengan Gedung Aneh Miliknyareddit express

“No more weird architecture “. Seperti itu hal yang diserukan oleh Presiden China, Xi Jinping, kepada para konstruksi dan juga arsitek China, agar tidak membangun dan mendesain gedung dengan bentuk yang tidak wajar, seperti berbentuk kelamin ataupun berbentuk koin.

Ucapan Jinping, disampaikan ketika menyudahi pidato selama dua jam saat simposium sastra minggu lali. Dia mengritik pedas bentuk bangunan ciptaan Rem Koolhaas, yaitu sebuah gedung yang merupakan markas besar CCTV Tiongkok.

Presiden yang mengambil alih kekuasaan Partai Komunis China dua thaun lalu ini menegaskan, bahwa tidak boleh ada lagi bentuk bangunan yang lebih aneh paska bangunan “kelamin laki-laki” kepunyaan People’s Daily sebuah kantor surat kabar milik pemerintah.

“Tidak akan ada lagi bentuk bangunan dan desain yang lebih aneh,” ucap Jiping.

Jiping juga menyinggung gedung bertingkat Gate The Orient yang diberi julukan “Big Pants” atau celana besar. Bangunan tersebut dibangun bagai sepasang jembatan pada atas Sungai Yangtze serta Jialing di wilayah Chongqing, yang diserupakan dengan alat kelamin milik perempuan

Komentar keras Jinping juga diarahkan kepada gedung pencakar langit Guangzhou yang serupa dengan bentuk donat raksasa. Kompleks bangunan Soho yang merupakan buah karya Zaha Hadid yang seperti kerikil termasuk dalam cercaannya. Jiping mendesak kepada pihak pengembang gedung komersial agar tidak lagi mengorbankan poin-poin dan arti seni serta moral hanya demi keuntungan komersial semata.

“Di sinilah mutlaknya karya seni. Karya seni mesti seperti sinar matahari serta langit biru dan angin musim semi yang memberikan inspirasi kepada hati yang hangat , pikiran, menumbuhkan rasa, dan juga mensterilkan gaya kerja yang tidak diinginkan,” ucapnya

Sumber : dezeen via kompas

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita