133 Kamis, 09 Oktober 2014 | 17:33:35

Zona Pejalan Kaki Rencana Pengembangan Houston

Zona Pejalan Kaki Rencana Pengembangan Houstontoomuchglass

Pada bulan Juli 2014 lalu, salah satu kota di wilayah Texas, Amerika Serikat, yaitu Houston, mulai merencanakan perdana mereka sebagai kota yang komperhensif. Dengan populasi yang berjumlah 2 juta orang lebih ini dan tersebar secara acak, Houston mempersiapkan diri bagi pertambahan jutaan penduduk berikutnya dalam jangka waktu 20 tahun yang akan datang.

“Selain tidak mempunyai zonasi, Houston ialah satu-satunya kota di Amerika Serikat yang tidak mempunyai rencana umum,” ucap mantan direktur perencanaan dan pengembangan bagi Houston Downtown Manajemen District, Guy Hagstette, FAIA.

Guy berperan besar dalam usaha perencanaan besar sejarah kota ini, termasuk planing pengembangan ke depan semacam zona khusu pejalan kaki, dan zona khusus pesepeda, yang terhubung dengan area transportasi umum lainnya.

Rencananya pembangunan akan rampung tahun depan, rencana umum ini bermaksud untuk mengatur visi yang koheren serta memadukan banyaknya lembaga, pengembangan komersial, lingkungan, serta entitas lain. Dengan tujuan membantu kota mencari tahu “saat kota mengalami pertumbuhan, hal apa yang diinginkan, serta bagaimana mewujudkannya.”

Ketika Karrie Jacobs, editor Architect Magazine bertandang ke kota Houston baru-baru ini, seluruh orang yang ia temui membahas tentang pertumbuhan kota serta peningkatan pendapatan, terutama di Inner Loop, area spesial untuk rumah-rumah sederhana, apartemen, serta flat bertingkat rendah.

The Wall Street Journal, pernah menuliskan artikel mengenai kota Houston yang sukses berkat menambah lapangan pekerjaan pada tingkat yang menakjubkan, yaitu 263.000 pekerjaan sejak tahun 2008. Artikel tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa kurangnya zonasi resmi memudahkan firma untuk memperoleh izin membangun gedung di sana, serta memungkinkan kota tersebut tanggap terhadap perubahan penggunaan lahan.

Sesungguhnya, banyak hal positif yang dapat terjadi tanpa adanya zonasi, seperti salah satunya member kemungkinan tumbuhnya dinamisme tertentu. Beberapa hal mudah tumbuh disana, Houston memiliki banyak enenrgi serta orang-orang yang berintelektual tinggi. Sektor industri seperti minyak serta penerbangan telah lama menghipnotis orang-orang ambisius dan cerdas, populasinya makin beragam.

Namun apakah kota menarik berarti kota yang baik juga?

Pertanyaan yang hadir dalam pikiran Jacobs, yaitu berapa lama Houston dapat berkembang tanpa mengolah jalan setapak yang lebih banyak, yang merupakan etika perkotaan? Berapa lama sebuah kota yang nyata lebih padat, bergantung seluruhnya pada mobil? Mampukah sebuah kota yang tidak menganut zonasi menemukan cara membangun jalan yang tidak dilengkapi dengan tempat parkir mobil?

“Menurut saya, ada resiko dalam banyak kasus kepadatan. Sebab jenis-jenis proyek sedang dibangun, tidak diiringi moda pejalan kaki serta alternative transportasi lain semacam sepeda. Pengembang masih memikirkan bagaimana semua orang datang dan pergi dari properti mereka dengan berkendara,” ucap Hagstette kepada Jacobs.

Sumber : kompas

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita