157 Selasa, 07 Oktober 2014 | 14:19:51

Unjuk Rasa Hong Kong mengganggu ekonomi tapi tidak properti

Unjuk Rasa Hong Kong mengganggu ekonomi tapi tidak propertiwikimedia

Aksi Demonstrasi Hongkong sudah berlangsung selama seminggu Lebih. Aksi yang dilakukan sejak Akhri September kemarin. Hal ini cukup mengganggu kehidupan dan pasar di Negara tersebut.

Dengan terhentinya geliat kehidupan di Hongkong, sempat membuat warga terganggu karena tidak bisa bekerja. Sepekan lebih sekolah dan bisnis terganggu, jalan dirundung macet, dan kereta bawah tanah berhenti. Akibatnya warga merasa terganggu dan marah karena tidak bisa beraktivitas.

Seorang penjual buah mengatakan bahwa pengunjuk rasa itu tidak salah, tetapi jangan mengganggu aktivitas warga karena harus mencari nafkah.

Kegiatan bisnis juga praktis terhenti di tengah Demonstrasi Hong kong. Terdapat 29 Cabang kantor dan ATM yang akan ditutup sementara. Bank Besar seperti Bank DBS dan HKMA juga terkena imbas penutupan.

Agar tidak berlarut, Pemerintah Hongkong membujuk agar pengunjuk rasa menghentikan aksi mereka Senin (06/10). Pemimpin Eksekutif Kota CY Leung mengingatkan agar pengunjuk rasa membolehkan warga Hongkong untuk kembali bekerja dan menjalani kehidupan normal. Sekaligus mengakhiri protes tersebut.

Unjuk rasa ini adalah bentuk protes untuk menuntut pemilihan langsung di Hongkong. Unjuk rasa yang tadinya damai beberapa waktu belakangan berujung bentrokan dengan keamanan.

Pasar Properti masih bergeliat
Walaupun di tengah terhentinya perekonomian dan gelombang protes masyarakat, pasar properti masih dalam kondisi yang baik. Penjualan positif dan harga jual terus bertumbuh. Seperti penjualan properti The Pavilia Hills di North Point dan Double Cove III terjual sebanyak 430 flat. Ini termasuk dalam catatan penjualan rata-rat yang mencapai 90 persen.

Seorang ahli perumahan properti Hong Kong mengtakan keputusan investasi dari pembeli dan investor tidak selalu berkaitan dengan ketidakstabilan politik saat ini. Beberapa profesional juga percaya jika kondisi politik ini hanya sementara dan akan dapat diatasi lagi.

Sumber : Kompas, Beritasatu

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita