266 Senin, 06 Oktober 2014 | 17:00:17

Ilusi membuat Rumah Tampak Melayang Tanpa Pondasi

Ilusi membuat Rumah Tampak Melayang Tanpa PondasiTelegraph

Galeri seni itu tampak melayang tak berpondasi. Bagian atas bangunan mengambang di udara, tinggi di atas orang-orang yang melintas.

Itu merupakan ilusi optik yang sangat menakjubkan dalam menciptakan bangunan mengapung di udara, di sebuah distrik wisata di kota London. Untuk orang yang melintas di depannya, bangunan tersebut tampak seperti seperti bagian dari bangunan pasar yang memiliki nilai sejarah dan telah rusak serta tak berpondasi lagi di Covent Garden. Bangunan tersebut melayang tanpa topangan, tinggi di atas mereka.

Tetapi pada kenyataannya, sajian yang rumit serta “menipu pandangan” ini dikerjakan dalam waktu berbulan-bulan lamanya. Instalasi yang dinamai ‘Take my Lighting, but Don’t Steal my Thunder’ tersebut didesain oleh seniman yang terkenal karena telah menghasilkan berbagai karya ilusi optic yaitu Alex Chinneck.

Bangunan itu terlihat serupa dengan bangunan pasar 184 tahun lalu yang telah rusak dan mengambang di udara, karena sebagian tembok dan tiang pondasinya terlihat patah. Semua itu diawali oleh kreativitas Alex dengan menciptakan patung sepanjang 12 meter bermaterial polystyrene serta kerangka baja. Alex memerlukan waktu 500 jam lamanya untuk menggambar dengan teknik khusus digital.

Kerangka bangunan itu sendiri sudah dibuat sejak akhir pekan lalu memanfaatkan crane, truk, serta pemetik buah ceri. Alex menggunakan “ilusi mengambang” dengan memanfaatkan penyeimbang berat yang cukup kuat untuk mendukung sisi atas struktur bangunan, sehingga terlihat seperti mengambang.

Dalam menghasilkan trik itu, Alex menggunakan sebuah tiang baja yang tersembunyi pada sisi dalam kios hingga sisi bangunan. Tiang baja itu dibuat menempel pada platform baja dan kantiliver dengan panjang 12 meter.

Ilusi bangunan itu akan dipertontonkan di Covent Garden Piazza Timur, London, sampai 24 Oktober mendatang. Meskipun proyek tersebut adalah karya paling ambisius saat ini, namun itu bukanlah karya perdana Alex, sebelumnya ia pernah mengeluarkan karya ilusi rumah terbalik di wilayah Southwark, London.

“Anda tak mampu membedakan antara hal nyata dengan yang palsu, melihatnya, menyentuhnya. Namun, itu memang benda yang melayang. Ini sangat rumit,” ucap Alex.

“Mungkin, tujuan saya adalah seberapa banyak orang yang akan menikmatinya,” ia menambahkan.

Sumber : kompas

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita