360 Sabtu, 04 Oktober 2014 | 13:27:02

Apartemen mewah ini sempat diincar Abramovich

Apartemen mewah ini sempat diincar Abramovichdesain apartemen menyerupai istana - nydailynews

Diberitakan dari Business insider, Pemilik klub sepak Bola Inggris Chelsea Roman Abramovich sempat menginginkan sebuah apartemen mewah di Manhattan, Amerika Serikat. Namun ternyata pemilik apartemen tersebut lebih jeli dan kini disewakan dengan harga mencengangkan, yaitu US$150.000 per bulan atau Rp 1,8 miliar.

Apartemen mewah ini terdiri dari 22 kamar tidur yang semuanya dirancang denga sangat mewah. Didalam apartemen terdapat sebuah ballroom dengan desain menyerupai ballroom Raja Louis XI. Terdapat juga perpustakaan yang dilapisi dengan kayu ek dan pemandangan ke arah Central Park.

Agen properti Alexa Lambert dari Stribling & Associates mengatakan apartemen tersebut hasil dari renovasi yang spektakuler. Dan biasanya dengan properti yang begitu mewahnya jarang sekali di sewakan, ini adalah peluang yang besar.

Apartemen ini adalah bagian dari hunian bersejarah milik Edwardian Georgian yang terbagi menjadi lima apartemen.

Miliuner Roman Abramovich dikatakan sempat melakukan penawaran untuk membeli kelima apartemen tersebut. Abramovich berencana untuk menyatukan kelima apartemen tersebut untuk dijadikan tempat bagi keluarganya.

Namun ternyata penawarannya tidak berhasil dengan baik. Pemilik rumah menginginkan harga diatas dari yang Abramovich tawar, yaitu lebih dari US$ 75 juta, atau Rp 912 miliar.

Dan kini pemiliknya menjadikan apartemen itu dengan status disewakan. Targetnya adalah orang-orang yang kaya. Pemilik rumah adalah Angelika Ivanc, istri dari mendiang konglomerat real estate. Dan apartemen tersebut disewakan dengan harga yang fantastis, Rp 1,8 miliar perbulan. Tertarik?

Sumber : okezone

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita