317 Kamis, 02 Oktober 2014 | 18:07:02

Harga Rumah Australia tidak terjangkau Keluarga muda

Harga Rumah Australia tidak terjangkau Keluarga mudatheconversation

Semakin mahalnya harga rumah di Australia mengakibatkan pembeli rumah Australia adalah rata-rata berusia 30 - 40. Dimana 50,7% adalah pembeli rumah pertama dan 60,9%-nya adalah pembeli yang memiliki anak. Laporan ini dicatat oleh konsultan properti realestateview.

Dalam beberapa tahun terakhir, harga rumah di Australia meningkat tajam dan peningkatan harga ini lebih cepat dari pendapatan rata-rata masyarakatnya.

Peningkatan Harga ini dikarenakan oleh dominasi investor yang menugasai pasar properti Australia. Untuk itu dengan dikeluarkannya aturan baru untuk pembatasan pinjaman kepada investor, diharapkan bisa melonggarkan masyarakatnya untuk membeli rumah.

Beberapa ahli properti di Australia mengkhawatirkan pembatasan pinjaman malah berdampak kepada pembeli rumah pertama. Petra Sprekos dari realestateview mengatakan harga yang lebih tinggi membuat masyarakat berada di luar pasar dalam jangka waktu yang lebih panjang.

Dari laporan survei tersebut, terindikasi juga bahwa masyarakat Australia tidak membeli rumah dikarenakan harganya yang sudah terlalu tinggi.

Petra mengatakan hampir seperempat diantaranya menghindari pembelian properti, mereka lebih suka menyewa.

“Keterjangkauan adalah alasan utama mengapa kelompok pembeli pertama ini tak siap untuk terjun ke pasar. Mereka merasa cukup takut terhadap hal itu dan merasa tak mampu memenuhi syaratnya. Sepertiga dari mereka sebenarnya menginginkan sebuah gaya hidup yang lebih fleksibel,” kata Petra.

Badan Statistik Australia juga mencatat para pembeli rumah pertama menempati proporsi terendah dari pinjaman rumah dalam sejarah properti di negara tersebut.

Sumber : radioaustralia, realestateview, dailymail

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita