138 Jum'at, 26 September 2014 | 18:39:21

Menakjubkan, Taman Layang di Atas Rel Kereta

Menakjubkan, Taman Layang di Atas Rel Kereta deezen

Fasilitas umum jalur layang atau “The High Line at The Rail Yards” di New York, Amerika Serikat, resmi dibuka 21 September kemarin, Jalur ini adalah tahap akhir pembangunan elevated park atau taman layang. “The High Line at The Rail Yards” menjadi terkenal karena memiliki keunikan, berpijak di atas rel kereta yang sudah tidak di fungsikan lagi.

Seperti tahap pertama dan kedua taman ini, yang resmi dibuka pada tahun 2009 dan 2011, rancangan paling utara merupakan hasil kerjasama antara firma lanskap James Corner Field Operation, arsitek Diller Scofidio dan Renfro, dan desainer tanaman dari Belanda Piet Outdolf.

Taman ini diperlebar, meliputi wilayah antara West 30th dan West 34th Street ke selatan dan utara, serta 10th dan 12th Avenue ke timur dan barat. Beberapa tampilan baru melengkapi taman ini, yaitu area bermain anak-anak dan elevated catwalk yang menghadap kearah sungai Hudson.

“The High Line at the Rail Yards” ialah salah satu ikon yang sangat menonjol pada jalur layang lainnya, dengan panorama Sungai Hudson yang luas serta kaki langit pusat kota,” kata James Corner Field Operation.

“Di sini, kami merasa tertantang untuk meneruskan pembangunan identitas dan keberhasilan jalur layang yang sudah ada. Sekalian, mencari alternative lain dalam merespon konteks abad ke 21 bagi masa depan pembangunan Hudson Yards,” menurut tim tersebut, melihat ke pembangunan 16 gedung bertingkat yang sedang berlangsung di atas tanah seluas 11 hektare.

Tempat baru pada jalur layang termasuk 30th Street Grove, di gambarkan sebagai “serene gathering spot” atau pusat pertemuan yang tenang. Gambaran ini merupakan area rekreasi yang dilengkapi furniture unik, seperti kursi layang.

Pada ujung utara taman, sebuah trotoar simpel membentang bersama tumbuhan liar yang bermunculan secara natural setelah jalur kereta api di nonfungsikan pada tahun 1980. Disini, seorang seniman Argentina yaitu Adrian Villar Rojas telah menciptakan karya seni berjudul The Evolution og God.

“Sesi ke12th Avenue, akhir-akhir ini menjadi rancangan halus paling otentik, dimana lanskap jalur layang tetap orsinil dengan rerumputan dan bunga liar yang tumbuh di antara rel, batu dan ikatan kayu,” James Corner Field Operation, menambahkan.

Sumber : kompas

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita