150 Rabu, 24 September 2014 | 17:47:36

Sidney Kekurangan Pasokan Apartemen

Sidney Kekurangan Pasokan Apartemenmetrohotelonprint

Tidak hanya di Jakarta, pembangunan apartemen juga banyak di pusat kota Sydney. Akan tetapi, meroketnya permintaan akan hunian vertikal tersebut telah melebihi jumlah persediaannya.

Iwan Sunito selaku CEO Group Crown menjelaskan, bahwa warga di kota Sydney telah mengalami perubahan dan terus mencuatkan permintaan akan hunian apartemen.

Iwan berpendapat, ada ribuan jumlah permohonan dari seluruh dunia yang telah meminta sebuah wilayah hunian baru di pusat kota Sydney. Namun sayang sekali persediannya terbatas.

“Sekarang ini Sydney tengah mengalami perpindahan populasi global ke daerah perkotaan. Hunian vertikal merupakan produk paling ngetren saat ini. Apartemen sudah merubah cara berfikir kebiasaan hidup masyarakat menjadi lebih efisien, dekat dengan pusat pendidikan, pusat pertokoan, kemudahan transportasi serta dekat dengan perkantoran,” ucap Sunito

2014 awal ini, Luci Ellis, Head of Financial Stability Reserve Bank of Australia atau RBA mengungkapkan kepada CITI Residential Conference, bahwa permintaan hunian di perkotaan meningkat, dimana pekerjaan menjadi semakin terfokus di wilayah sekitar CBD.

“Wilayah perkantoran telah menjadi daya tarik yang besar bagi bisnis perkantoran, dalam beberapa tahun ini,” Ellis menerangkan.

Sementara pihak WHO yang merupakan organisasi kesehatan dunia di Global Helath Observatory memperkirakan, pada tahun 2050 yang akan datang, 75 persen atau sekitar tiga perempat dari populasi dunia akan berdiam di kota, angka tersebut menunjukkan peningkatan 54 persen di tahun 2014 dan 34 persen di tahun 1960.

Sumber : rumah 123

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita