290 Selasa, 23 September 2014 | 14:15:06

Crown Sydney yang akan menjadi ikon arsitektur dunia

Crown Sydney yang akan menjadi ikon arsitektur duniakoichitakada

Properti Australia masih menghadapi persoalan kurangnya pasokan rumah. Situasi ini menjadi sorotan, karena dikhawatirkan akan menjadi bubble property di Australia. Masih terus diperdebatkan apakah kondisi Australia sekarang bisa menjadi krisis di masa datang.

Dari Iwan Sunito, CEO Group Crown berpendapat Di Sydney, permintaan perumahan akan terus meningkat dikarenakan pergeseran gaya hidup masyarakat. Masyarakat akan banyak yang menempati daerah perkotaan. Dan arahnya akan mendorong permintaan akan apartemen.

Berdasarkan riset dari WHO (Organisasi Kesehatan Dunia) memperkirakan pada tahun 2050, 75% populasi dunia akan tinggal dikota. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Crown Group mengambangkan proyek resedensial dan komersial di Sydney dengan nama "Crown Sydney".

Crown Sydney akan dibangun di kota Sydney, tepatnya di 161 Clarence Street. Proyek ini menelan investasi senilai Rp 2,5 triliun.

Proyek Serviced apartmen dan hotel ini dirancang oleh arsitek internasional Koichi Takada yang dipilih dari kompetisi desain internasional. Bangunan ini akan berbeda dengan bangunan lain di Sydney.

Koichi mengaku bahwa rancangannya ini terinspirasi dari karakteristik lengkungan bebatuan yang merupakan ciri khas Sydney. Akan ada sebanyak 220 unit apartemen termasuk serviced hotel bintang lima. Apartemen dan penthouse yang ditawarkan adalah satu sampai tiga ruangan dalam satu unitnya.

Iwan mengklaim bahwa jumlah permintaan melampaui rekor permintaan proyek perusahaan sebelumnya. Dan penjualan internasional akan dilakukan pada tanggal 22 November. Crown Sydney diperkirakan selesai pada tahun 2017.

Iwan Sunito juga menambahkan gedung ini akan menjadi salah satu arsitektur yang ikonik di dunia.

Sumber : Neraca

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita