270 Senin, 22 September 2014 | 16:23:38

Pembatasan Pemilikan Asing yang ketat di Selangor

Pembatasan Pemilikan Asing yang ketat di Selangordynamicvacation

Pembatasan tentang hak kepemilikan hunian asing di Malaysia telah diumumkan. Kebijakan tersebut membatasi kepemilikan asing atas properti dengan harga kurang dari RM 2 juta di beberapa daerah yang ditentukan.

Orang asing juga tidak bisa membeli rumah tapak Malaysia atau properti yang dijual di lelang. Aturan ini mulai berlaku efektif sejak 1 September kemarin. Dan telah ditandatangni oleh Departemen tanah dan tambang Selangor Datuk Kamarulzaman Jamil.

Berdasarkan aturan tersebut, residensial, komersial dan industri dibagi dalam tiga kawasan. Harga minimal kepemilikan asing ditentukan berdasarkan zonanya masing-masing.

Untuk Segmen residensial, Asing, Pemilik tetap dan perusahaan asing hanya diizinkan membeli properti di atas harga minimum RM 2 juta di zona 1 dan dua, dan RM 1 Juta di zona tiga.

Untuk Segmen komersial dan industrial, merekeka hanya diizinkan membeli properti yang bernilai RM 3 juta keatas di semua kawasan.

Asing juga dilarang untuk membeli properti yang diperuntukan untuk lokal. Untuk hunian non-lokal mereka bisa membeli tidak lebih dari 10 persennya.

Aturan baru itu juga mengatur yang ingin memiliki rumah kedua. Mereka diharuskan membeli langsung ke developer, bukan dari secondary market dan memenuhi syarat untuk membeli satu residensial unit.

Konsultan properti di Malaysia, Previndran Singhe mengatakan pembatasan tersebut terlalu berlebihan. Menurutnya, aturan tersebut membuat pertumbuhan industri properti Malaysia sangat terbatas.

Dari ahli properti lainnya, See Kok Loong mengatakan aturan ini menjadi gambaran negatif tentang Malaysia.

Sedangkan dari Group Expat di Malaysia, Andy Davison mengatakan kecewa dengan peraturan Selangor yang demikian ketatnya. Terutama program Rumah Kedua.

Sumber : themalaysianinsider

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita