154 Jum'at, 19 September 2014 | 17:43:35

Bisnis properti di China masih mengalami tekanan

Bisnis properti di China masih mengalami tekananvibiznews

Bisnis properti di China masih mengalami tekanan. Sampai saat ini harga rumah baru di negara tersebut terus tergerus. Penurunan ini adalah yang terbesar sejak tahun 2011.

Pengembang perumahan Cina mengatakan penurunan harga tersebut disebabkan kebijakan pengetatan kredit oleh pemerintah sehingga permintaan kredit menurun. Biro Statistik Cina mencatat dari 70 kota mengalami penurunan harga rumah baru. Penjualan rumah merosot hingga 11 persen dalam delapan bulan pertama di tahun 2014.

Kebijakan pemerintah memperketat kredit perumahan dikarenakan perlambatat ekonomi di Cina. Dan pemerhati ekonomi Cina memperkirakan harga rumah baru masih akan terus menlambat dalam bebebrapa waktu ke depan.

Tanda dari perlambatan ekonomi terbesar kedua di dunia ini adalah tercatatnya penurunan harga properti empat bulan berturut-turut.

Harga rata-rata rumah baru turun sebesar 0,59 persen pada bulan Agustus dari Juli, penurunan ini sudah memasuki bulan keempat berturut-turut. Harga rumah baru turun 2 persen dari bulan Juli di Hangzhou, ibukota provinsi timur Zhejiang, penurunan terbesar di antara semua kota. Sedangkan di Beijing jatuh 0,9 persen dan 1,1 persen di Shanghai. Sedangkan, harga tidak berubah di Wenzhou di Zhejiang, sementara naik 0,2 persen di Xiamen, sebuah kota pelabuhan di wilayah selatan.

Menyambut kondisi ini para pengembang perumahan di Tiongkok diprediksi akan lebih gencar menjual properti mereka agar posisi kas perusahaan tetap terjaga. Kemungkinan terburuknya, para pengembang akan kembali mendiskon propertinya untuk mendongkrak permintaan.

Sumber : Vibiznews

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita