161 Jum'at, 19 September 2014 | 16:47:24

Properti Asia Merosot di Kuartal II

Properti Asia Merosot di Kuartal IIHousing estate

Global Property Guide mempublikasikan laporannya mengenai trend properti global pada kuartal kedua 2014. Laporan tersebut menyebutkan bahwa di kawasan Asia mulai kehilangan momentumnya dengan hanya 20% saja yang memperlihatkan kinerja baik.

Pencapaian triwulan kedua ternyata jauh lebih rendah dari kuartal pertama.

Seperti di Indonesia, harga properti residensial di 14 kota mengalami kenaikan hanya 0,74%. Bandingkan dengan tahun lalu periode yang sama mencapai level 6,06%.

Demikian juga Di Taiwan, yang drop jauh menjadi 5,2% dari 14,53%. Begitu pula Tokyo mengalami hal yang sama, drop menjadi 2,63% dari 5,81% tahun lalu. Paling parah terjadi di China, dengan mencatat pertumbuhan harga 2,31% dari tahun lalu 11,11%.

Disebutkan Fenomena ini adalah merupakan langkah pendinginan (Cooling Measuring) dikarenakan pasar properti tidak bisa menyerap produk dikarenakan melambungnya harga rumah yang sangat tinggi. Langkah pendinginan ini dilakukan agar kejadian krisis pada 1997/1998 dan 2008 dapat dihindari.

Hasan Pramudji, Associate director Knight Frank Indonesia mengatakan untuk di Indonesia, penyebab perlambatan di Indonesia adalah dari berbagai faktor. Seperti pengetatan kredit properti, Suku bunga KPR yang tinggi, Transisi pemerintahan dan Tingkat Inflasi. Belum lagi rencana kenaikan BBM,

Walaupun pemerintahan terbentuk nantinya, masih akan perlu penyesuaian. Ditambah rencana kenaikan BBM, Hasan memperkirakan perlambatan di Indonesia akan berlangsung hingga akhir 2014. Namun berita baiknya adalah reaksi pasar positif akan terlihat pada awal 2015.

Sumber : Kompas

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita