126 Rabu, 17 September 2014 | 15:09:53

Profit Developer Malaysia semakin menurun

Profit Developer Malaysia semakin menurunairtour

Konsultan Keuangan Internasional Credit Suisse mencatat Harga properti malaysia meningkat sekitar 8 persen pada kuarter pertama tahun ini. Kenaikan harga tersebut akan berlanjut seiring dengan meningkatnya biaya pembangunan rumah.

Tetapi ternyata kenaikan harga dan penjualan properti di Malaysia tidak menjadikan profit developer meningkat juga. Hal ini disebabkan biaya juga membengkak hingga 20 persen di semester pertama 2014.

Laporan tersebut mencatat bahwa Penjualan properti saat ini mengalami perlambatan sejak awal tahun 2014. Hal ini mengakibatkan pembelian spekulatif di Malaysia juga mengalam tekanan.

Pemerintah membuat kebijakan-kebijakan untuk menahan kenaikan harga properti. Sikap ini ditujukan untuk mendapatkan suatu hunian yang terjangkau demi memfasilitasi masyarakat kelas menengah ke bawah. Namun akibatnya adalah kebijakan tersebut memicu penurunan pendapatan developer juga.

Demikian juga dikatakan dari asosiasi Real Estate dan developer Malaysia. Dari survei yang telah mereka lakukan, sebagian besar developer pesimis untuk menghadapai semester kedua tahun 2014. Bahkan sentimen ini bisa berlanjut hingga tahun depan. Hanya 13 persen saja yang merasa optimis menghadapi perkembangan di tahun 2015.

Banyak developer yang menahan proyek mereka pada tahun ini. Hanya sekitar 39 persen saja yang akan meluncurkan produknya pada tahun depan bandingkan dengan tahun lalu mencapai 59 persen.

Penyebab utama dari perlambatan penjualan properti ini adalah sulitnya pembeli untuk mendapatkan pembiayaan. Untuk mendapatkan kredit di Malaysia, hanya sebanyak 30 persen untuk properti RM250.000 sampai RM500.000 yang diluluskan kreditnya. Untuk kelas RM 500 ribu - RM 700 ribu kredit yang ditolak mencapai 24 persen.

Sumber : asiaone

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita