153 Senin, 15 September 2014 | 11:29:51

Properti Australia dalam kondisi overvalued

Properti Australia dalam kondisi overvalued

Properti di Australia saat ini dinilai dalam kondisi salah satu "the most overvalued in the wold". Bahkan rekor lelang rumah selama musim panas di Australia, 80% rumah terjual pada rekor harga tertinggi.

Berdasarkan laporan riset yang dikeluarkan oleh Bank for International Settlements (BIS), harga rumah di Australia adalah sangat tinggi dibandingkan dengan tingkat penyewaan. Para ahli berpendapat, fenomena ini dikarenakan pasokan rumah yang sangat kurang. Sehingga lebih banyak permintaan daripada suplai.

Salah satu rumah yang berhasil dilelang belum lama ini dijual kepada John McManus, seorang agen properti dari LJ Hooker Willoughby. Nilai yang jatuh dibayarnya adalah A$ 2,6 juta. Lebih mahal A$350.000 dari harga seharusnya.

Agen Monique Dower dari Belle Property mengatakan bahwa terdapat kekurangan pasokan selama satu tahun terakhir. Padahal banyak pembeli yang mencari rumah. Para agen disibukkan untuk terus mencari rumah yang dimintanya. Rumah dengan parkiran mobil dan pemandangan pantai banyak diminati. Rumah yang paling banyak dicari seperti rumah dua kamar tidur. Untuk rumah dengan tiga dan empat kamar akan dicari di pasar beberapa minggu ke depan.

Monique mengakui tidak seimbangnya antara permintaan dan pasokan yang menyebabkan harga yang tidak masuk akal tersebut. 

Untuk itu, mencari rumah di tempat lelang adalah suatu hal yang sangat kompetitif. Sekitar 1000 rumah di Australia ludes terjual dalam waktu satu minggu dengan harga yang jauh diatas harga minimal lelang.

BIS mengingatkan overvalued market akan lebih meningkat lagi ke depannya. Kondisi ini tidak sebanding dengan pendapatan masyarakat Australia yang tidak begitu tinggi.

Sumber : dailymail

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita