282 Jum'at, 12 September 2014 | 15:17:41

WIKA mengerjakan proyek besar di Myanmar

WIKA mengerjakan proyek besar di MyanmarKota Yangon - asianews

Perusahaan milik Negara PT Wijaya Karya (WIKA) mengembangkan prospek bisnisnya ke Myanmar. Wika telah menandatangani kontrak bersama Noble Twin Dragons benilai USD 125 juta (Rp 1,4 triliun) untuk pembangunan tower komersial di myanmar.

Proyek tersebut adalah pembangunan kawasan terpadu Pyay Tower & Residences di Yangon, Myanmar. Pyay tower berlokasi di kawasan bisnis Yangon akan di bangun di lahan seluas 9000 m2. Memiliki 23 lantai beserta 3 basement. Lima lantai pertama akan digunakan sebagai komersial dan lantai atasnya akan menjadi hunian dan perkantoran.

Bintang Prabowo, Presiden Direktur Wijaya Karya mengatakan proyek ini adalah proyek besar perusahaan di luar negeri. Hal ini dikatakannya dalam acara seremonial perjanjian kontrak antar WIKA dan Noble Twin Dragons (NTD), Kamis (11/09).

Peletakan batu pertama akan dilakukan pada bulan oktober. Proyek tersebut direncanakan selesai dalam waktu tiga tahun. Corporate Secretary Wika Suradi mengatakan masuknya perusahaan ke Myanmar sesuai dengan misi perusahaan untuk menjadi Big Player di regional.

Pyay Tower & Residences akan dibangun diatas lahan 9.000 m2 di kawasan bisnis negara. Proyek tersebut akan membangun tiga menara yang terdiri dari satu menara perkantoran dan ritel, kemudian dua menara apartemen.

Dari pihak Noble Twin Dragons, Rick Goh mengatakan potensi pasar properti Myanmar sangat menjanjikan. Hal ini disebabkan negara ini belum banyak pembangunan properti modern. Ini adalah proyek awalnya.

Noble Twin Dragons sendiri merupakan perusahaan patungan dari investor Singapura dan Myanmar.

Sumber : JakartaPost, Kompas

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita