334 Senin, 08 September 2014 | 15:22:08

Awas, Filipina sedang menanjak

Awas, Filipina sedang menanjakKota Iloilo - Zamboanga

Pertumbuhan investasi properti di Asia Pasfik semakin pesat. Seperti juga di Jakarta, Indonesia dan Mania, Filipina. Pasar properti Manila akan semakin berkembang pesat, sejalan dengan pertumbuhan ekonomi Nasional yang mencapai 5,7 persen pada kuartal I, 2014.

Situasi yang terjadi di Manila hampir mirim dengan kondisi di Jakarta. Kedua kota saling bersaing. Dan sama-sama terjadi lonjakan properti setelah krisis global 2008. Bukan hanya di satu subsektor saja, tapi di seluruh jenis properti. Seperti apartemen, perkantoran, hotel, pusat belanja, dan perumahan. Demikian dikatakan oleh Hasan Pamudji, Associate Director Knight Frank Indonesia.

Filipina saat ini banyak diincar oleh para investor properti asing. Pertumbuhan tersebut dapat dilihat dari lonjakan harga apartemen strata tiga di Manila sebanyak 13,4 persen selama kuartal I 2014.

Di Pulau Panay, Iloilo adalah kota kedua terbesar setelah Manila yang sebelumnya seperti perkampungan, kini lebih gemerlap dan moderen. Hal ini terjadi karena investasi besar senilai 150 miliar peso atau setara dengan Rp 40 triliun di berbagai sektor. Baik sektor utilitas, properti, infrastruktur dan manufaktur.

Global Property Guide menulis bahwa perbaikan ekonomi, pertumbuhan pesat dalam investasi asing dan reformasi dalam pemerintahan meningkatkan kepercayaan pasar di sektor properti Filipina. Presiden Benigno Aquino III sejak 2010 gencar mengkampanyekan good governance dan kegiatan anti korupsi di negaranya.

Di sektor infrastruktur, Iloilo telah membuka 14 km jalan baru dan memperluas jalan raya yang menuju bandara sepanjang 16km. Pertumbuhan Iloilo memicu gelombang migrasi dari desa sekitarnya. Ledakan kota kedua Filipina ini sangat membantu dalam perekonomian nasional yang tumbuh rata-rata 7 persen dalam dua tahun terakhir.

Sumber : Kompas

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita