153 Jum'at, 05 September 2014 | 09:57:36

Pencakar Langit Slim Pesaing One World Trade Center

Pencakar Langit Slim Pesaing One World Trade CenterCTBUH

Keramaian langit New York kembali berubah karena sebentar lagi akan diisi dengan satu lagi gedung pencakar langit terbaru. Sebuah proyek kondominium baru direncanakan akan dibangun setinggi 1.356 kaki atau 413 meter di Greenwich Street, New York. Gedung tersebut akan menjadi gedung pencakar langit tertinggi kedua di Amerika Serikat setelah One World Trade Center. Keunikan dari gedung tinggi tersebut ialah desainnya yang dirancang sangat langsing.

Seperti dilansir dari CTBUH, Jumat (5/9/2014) gedung yang diberi nama New York Superslim 125 ini adalah hasil renovasi gedung sebelumnya yaitu Thames 22 milik perusahaan Michael Shvo dan Bizzi & Partners yang sekaligus akan mengembangkan proyek kondominium itu. Kemitraan tersebut menyediakan dana sekitar 180 juta dollar AS atau setara dengan lebih dari Rp 2,1 triliun.

Pencakar langit tersebut akan terdiri dari 10 penthouse mewah yang tengah dirancang oleh Rafael Vinoly, arsitek yang merupakan perancang 432 Park.

Gedung yang nantinya akan dibangun bak selebar pensil ini akan digunakan sebagai kondominium yang memiliki 77 lantai. Juru bicara Shvo mengungkapkan, desain gedung ini dapat berubah sewaktu-waktu. Tetapi, dia menolak untuk mengomentari apakah harganya akan sama dengan di Park Ave.

New York Superslim 125 ini nantinya akan memuat 128 unit kondominium dari berbagai macam tipe. Pada bagian paling atas apartemen terdapat sebuah penthouse termahal yang diberi nama Woolworth, penthouse tersebuat akan dijual  dengan harga 110 juta dollar AS.

Adapun One World Trace Center adalah pencakar langit yang memiliki ketinggian hingga 1.776 kaki atau setara dengan 541 meter dan menjadi yang paling tinggi di Amerika Serikat.

 

 

Sumber: nydailynews, CTBUH

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita