200 Rabu, 03 September 2014 | 12:36:10

Properti Bernilai Maksimal Rp 3,2 Miliar Bebas Pajak

Properti Bernilai Maksimal Rp 3,2 Miliar Bebas PajakKompas

Hany Kadriy selaku Menteri Keuangan Mesir memberitahukan, akan menanggung beban pajak properti kalangan tidak mampu Mesir. Tetapi, sebelum beban itu ditanggung negara, rakyat miskin negara tersebut harus mendaftarkan propertinya pada otoritas perpajakan properti atau Real Estate Tax Authority (RTA). Pendaftaran properti itu akan ditinjau oleh komite khusus yang dipimpin dewan penasihat negara. Kadry juga melanjutkan bahwa transaksi pembelian properti senilai Rp 3,2 miliar, bebas pajak.

"Pajak akan dikenakan pada produk hunian seharga lebih dari Rp 3,2 miliar.  Sebesar 30 persen akan dipotong dari jumlah pajak sebagai biaya pemeliharaan," papar Kadriy.

Kadriy mengungkapkan, terlepas dari kepemilikan, apakah punya suami, istri atau anak di bawah umur, properti akan dikenakan pajak. Kementerian menyatakan bahwa hanya pemilik atau ahli waris yang harus membayar pajak properti, bukan penyewa.

Bagi properti tambahan, Kadriy menegaskan bahwa beban pajak untuk properti dengan nilai Rp 162 juta akan berkurang Rp 17.000 per bulan. Sementara properti dengan harga Rp 1,6 miliar akan dikenakan tarif pajak lebih tinggi yaitu Rp 170.453 per bulan.

"Jika seseorang memiliki dua properti dengan nilai pertama kurang dari Rp 3,2 miliar, maka akan dibebaskan dari pajak tapi properti kedua akan dikenakan pajak sesuai dengan nilai," ujar Tarek Farag yang adalah penasihat Menteri Keuangan.

"Jika, misalnya, properti kedua senilai Rp 1,6 miliar, pajaknya menajdi Rp 2.045.000 per tahun dan jika properti keduanya senilai Rp 8,11 miliar, maka pajaknya sebesar Rp 10.300.000  per tahun," imbuh Fang.

Penilaian pajak atas harga properti akan dilaksanakan oleh komite evaluasi. Merekalah yang akan menetapkan nilai properti berikut pajaknya menurut jenis properti, lokasi serta fasilitas. Penilaian diharapkan efektif untuk jangka waktu lima tahun.

 

 

Sumber: Kompas

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita