98 Selasa, 02 September 2014 | 10:41:10

Harga Rumah di Tiongkok Mengalami Penurunan

Harga Rumah di Tiongkok Mengalami Penurunanvibiznews

Harga rumah Tiongkok mengalami penurunan selama bulan Agustus 2014 lalu, atau hal tersebut berarti harga lebih rendah ketimbang pada bulan Juli 2014. Hal ini dikarenakan langkah pemerintah Tiongkok yang melemahkan kebijakan pembatasan pembelian untuk membantu kinerja penjualan. Berdasarkan survei yang diadakan lembaga independen, China Index Academy (CIA) membuktikan, harga rerata rumah baru di 100 kota besar Tiongkok sekitar 1.752 dollar AS atau setara dengan Rp 20,5 juta per meter persegi. Angka ini turun 0,59 persen dibandingkan bulan Juli.

Penurunan harga ini adalah keempat berturut-turut, tetapi tingkat penurunan lebih lambat 0,81 persen yang tercatat pada bulan Juli lalu. Sepuluh kota terbesar di Tiongkok juga tak lepas dari "virus" penurunan harga. Kisarannya menembus angka 0,05 persen menjadi rerata Rp 62 juta per meter persegi.

"Pengembang properti meningkatkan promosi penjualan dan beberapa kota membatalkan pembatasan pembelian untuk merangsang permintaan, sehingga transaksi rebound dalam jangka pendek," beber CIA.

Kota Hohhot di kawasan utara Mongolia, misalnya, pada bulan Juni 2014 lalu, merupakan yang pertama melonggarkan pembatasan pembelian rumah kedua. Kebijakan melonggarkan pembatasan pembelian rumah kedua itu diikuti 37 dari 46 kota pada Senin (1/9/2014) ini.

Sedangkan secara nasional, dalam beberapa tahun belakangan, Tiongkok sudah berusaha untuk mengendalikan harga properti dengan memperkenalkan cara-cara pengendalian pasar. Di antaranya menerapkan pembatasan rumah kedua dan ketiga, pembayaran dan pajak minimum yang lebih tinggi untuk non-penduduk di beberapa kota.

Selain itu, pemerintah daerah juga sedang berusaha meningkatkan pendapatan melalui cara menjual tanah kepada pengembang dan melonggarkan pembatasan sebab harga properti sudah jatuh dalam beberapa bulan terakhir.

 

 

Sumber: Kompas

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita