142 Jum'at, 29 Agustus 2014 | 12:54:38

Pembeli Properti Singapura Asal RI Menurun Tiap Tahun

Pembeli Properti Singapura Asal RI Menurun Tiap Tahunsolusiproperti

Pasar properti Singapura masih menjadi primadona bagi para investor dari berbagai negara di Asia. Contohnya saja seperti investor yang berasal dari China, Malaysia, India, bahkan Indonesia. Tetapi, tidak demikian halnya dengan pendapat yang dituturkan Associate Director Consultancy & Research Knight Frank Internasional Hasan Pamudji. Menurutnya, jumlah investor atau pembeli properti yang berasal dari Indonesia di Singapura dari tahun ke tahun semakin mengalami penurunan.

"Iya memang ada penurunan karena kebijakan pengetatan. Kita harapkan masih tetap stabil, namun wait and see modenya masih akan terus berlanjut sampai mereka melihat penurunannya sudah cukup rendah dan waktu untuk membeli bisa dimulai," ujar Hasan pada saat ditemui Okezone, Jumat (29/8/2014).

Menurut data dari Knight Frank Internasional, dari tahun 2000 sampai 2013 total pembeli properti asal Indonesia di Singapura semakin mengalami penurunan. Hanya saja, pada tahun 2000 lalu, Indonesia merupakan pembeli nomor 2 terbanyak yang berarti posisi Indonesia mengalahkan China dan India.

Tahun 2010 lalu Indonesia tercatat menempati peringkat ketiga pembeli terbanyak dengan 25,90 persen atau yang berarti 1.745 pembeli. Kemudian pada tahun 2011 mengalami penurunan menjadi 23,58 persen atau 1.794 pembeli, menurun kembali pada tahun 2012 dengan 23,98 persen yang artinya 1.511 pembeli. Dan terakhir pada 2013 semakin menurun dengan 21,65 persen atau 896 pembeli.

Bercermin pada tren penurunan ini, Hasan mengatakan kemungkinan akan terus berlanjut, tetapi tidak signifikan sampai akhir tahun 2014.

"Tahun depan bergantung dari sentimen dan kebijakan mereka melihat ekonomi singapura dan tingkat harga apakah sudah pada level terendah dan siap beli," jelas dia.

 

 

Sumber: okezone

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita