92 Jum'at, 29 Agustus 2014 | 10:16:51

Pacific Star Merambah Johor Sebagai Investasi Baru

Pacific Star Merambah Johor Sebagai Investasi Barusgpropertytrader

Developer dari Singapura Pacific Star Development, Pte, Ltd melihat potensi tempat investasi baru. Tempat investasi baru tersebut ialah di wilayah Puteri Harbour, Nusajaya, Johor Baru, Malaysia. Wilayah itu dianggap masih bersih, tidak ada polusi udara dan tidak ada kemacetan. Terlebih lagi, wilayahnya terletak di tepi laut tempat persimpangan Batam, Karimunjawa, dan Singapura.

“Inilah alasan kami membangun proyek di Johor lebih dahulu dibandingkan proyek lainnya. Kami melihat tempat investasi yang baru lahir,” ungkap Patrick Mah selaku Vice President Pasific Star Development Pte, Ltd.

Dia menyatakan bahwa persaingan di Singapura sudah sangat ketat baik dari pengembang lokal maupun asing yang berasal dari China bahkan Indonesia, seperti Lippo Group dan Sinarmas Group. Keterbatasan lahan di Singapura dan harga tanah yang mencapai Rp 90 juta per meter persegi membuatnya memilih Malaysia sebagai tempat investasi terdekat.

Pacific Star membangun proyek terpadu 3 menara yaitu Puteri Cove Residences yang direncanakan akan usai pada pertengahan 2017 mendatang. Putri Cove Residences mencakup 2 tower apartemen sebanyak 658 unit, satu tower hotel Pan Pacific bintang lima sebanyak 340 kamar, 4 blok small office atau home office (SOHO) dan ruang ritel.

Proyek yang didirikan di lahan seluas 3,2 hektar tersebut mulai dipasarkan November tahun lalu, diawali dari Tower 1 yang laku 85 persen. Sementara Tower 2 yang tahap penyelesaiannya masih 75 persen, sudah terjual sekitar 50 persen. Tower 3 atau menara hotel belum masuk tahap pembangunan.

“Satu unit apartemen kami pasarkan mulai Rp 3,4 miliar hingga Rp 10,8 miliar ,” katanya.

Dia menambahkan, dari penjualan tersebut warga Indonesia telah memperoleh unit apartemen sebanyak 8 persen atau 40 unit di Tower 2. Pembeli didominasi oleh para pebisnis Indonesia yang bekerja di Singapura dan Malaysia. Pacific Star membatasi 100 unit untuk pembeli asal Indonesia di Tower 2. Sementara Tower 1 didominasi oleh pembeli Singapura dan China.

“Peminat cukup tinggi meski belum kami pasarkan di Indonesia, rencananya baru akan kami rilis di Jakarta pada 30-31 Agustus mendatang di Grand Hyatt, Jakarta,” ucapnya.

Patrick menargetkan transaksi sebesar Rp 120 miliar atau 30 unit terjadi di Jakarta.

 

 

Sumber: bisnis

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita