129 Rabu, 27 Agustus 2014 | 14:48:22

Dubai Masih Butuh 30.000 Rumah

Dubai Masih Butuh 30.000 Rumahwordpress.semutjenius

Meski gencar mendirikan gedung-gedung pencakar langit ikonik tetapi Dubai masih membutuhkan 30.000 unit rumah hingga tahun 2018 mendatang. Hal tersebut dikarenakan beberapa di antaranya akan digunakan sebagai hunian vertikal. Jumlah rumah ini diperlukan untuk menjaga pasar properti di kota terbesar kedua Uni Emirat Arab tersebut, tetap sehat, menarik serta stabil, terutama untuk pasar sewa. Sebabnya, pasar Dubai sedang mengalami tren keterbatasan pasokan dan kendala keterjangkauan dalam jangka panjang.

Phidar Advisory selaku konsultan properti lokal, mengatakan hasil penelitiannya, bahwa harga penjualan perumahan sewa masih tinggi dan cenderung mengalami kenaikan selama kuartal kedua tahun 2014. Tetapi sayangnya, hal itu tidak dibarengi kinerja pertumbuhan yang melambat dengan cara dramatis baik pertumbuhan harga jual ataupun harga sewa.

Menurut data transaksi enam minggu pertama kuartal III, nilai nominal untuk rumah keluarga tunggal mengalami penurunan sebanyak empat persen dan apartemen turun 0,6 persen.

"Hal ini telah menyebabkan kompresi sehingga Dubai membutuhkan sebanyak 30.000 unit tambahan hingga 2018 untuk menjaga stabilitas sewa. Separuh di antaranya dapat diambil dari proyek-proyek mangkrak tahun 2009," ungkap Phidar.

Laporan tersebut juga menunjukan peluang developer perumahan masih cukup besar di Dubai. Namun, pasar akan lebih menguntungkan secara eksponensial untuk developer spesialis perumahan. Lebih lagi, perumahan yang didirikan, menyasar kelas menengah yang bisa membuat kokoh sektor properti.

Phidar menambahkan, dalam jangka pendek, sektor properti Dubai kemungkinan akan menunjukan volatilitas yang dapat menimbulkan koreksi harga, setelah periode dua tahun mengalami ledakan modal investasi.

 

 

Sumber: Kompas

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita