38 Senin, 25 Agustus 2014 | 15:46:56

Ada Burj Al Arab dan Chrysler di Bandara Gatwick, Inggris

Ada Burj Al Arab dan Chrysler di Bandara Gatwick, Inggrisdailymail

Terdapat banyak cara untuk menarik minat pengunjung. Pengelola bandara Gatwick, yang merupakan salah satu bandara tersibuk di Inggris, berinisiatif memamerkan patung replica hotel Burj al Arab dengan tinggi 2 meter. Pencakar langit ikon kota Dubai, Unie Emirat Arab itu dipasang minggu lalu. Patung replika pencakar langit lainnya juga terdapat di bandara tersebut, seperti gedung Chrysler New York, Amerika Serikat.

Alasan pengelola Gatwick memajang dua ornamen tambahan tersebut adalah sebagai pertanda pembukaan dua rute jarak jauh terbaru. Yaitu rute London-Dubai dan London-New York.

Dua rute baru tersebut, salah satunya diisi oleh maskapai penerbangan Emirate yang melayani tiga kali penerbangan dengan memakai pesawat Airbus A380.

Patung-patung replika ikon dua kota dunia itu akan dipajang selama dua bulan. Sekitar 7,5 juta pengguna bandara diharapkan dapat menyaksikan kedua patung tersebut selama periode pameran berlangsung.

"Saya senang bahwa dua patung urban ini dipamerkan di bandara Gatwick, London. Patung ini merupakan inspirasi yang diambil dari dua kota utama rute penerbangan Gatwick ke New York dan Dubai," ujar Zeus yang merupakan seniman pembuat replika Burj al Arab dan Chrysler.

Zeus melanjutkan, bandara merupakan simbol dari kota-kota modern seperti London. Bandara juga dapat menjadi tempat yang lebih baik untuk menunjukan karya-karya seni di mana jutaan penumpang dapat melihat karya-karya tersebut.

"Tujuan saya adalah untuk memberikan pemandangan berbeda kepada pengunjung yang menggunakan Gatwick untuk perjalanan bisnis dan wisata mereka ke London," ungkap Zeus.

 

 

Sumber: Kompas

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita