165 Sabtu, 23 Agustus 2014 | 12:48:00

Halte Bus Unik Ditutup Karena Rawan Kecelakaan

Halte Bus Unik Ditutup Karena Rawan Kecelakaandezeen

Keindahan dan keunikan sebuah struktur tidak bias menjadi acuan bahwa struktur tersebut berfungsi efektif, sesuai keinginan kreatornya. Setidaknya, hal tersebut terjadi pada halte bus buatan Sou Fujimoto di Krumbach, Austria. Dezeen menyebutkan, halte bus unik ciptaan arsitek yang berasal dari Jepang tersebut terpaksa ditutup untuk umum. Sebab halte bus tersebut ditutup adalah halte dianggap tidak mengikuti "regulasi keamanan gedung Austria."

Ternyata, halte bus unik yang terlihat seperti tiang-tiang pancang berwarna putih itu dinilai hanya karya seni. Struktur tersebut bukan merupakan sebuah fasilitas umum yang benar-benar bisa dimanfaatkan oleh warga sekitar.

Belum lama ini, sebuah papan pengumuman bahkan dipasang di halte tersebut. Pengumuman tersebut berbunyi, "Ini adalah karya seni. Dilarang masuk." Dezen mengatakan, papan pengumuman tersebut dipasang setelah polisi lokal turut campur.

Halte bus ciptaan Foujimoto itu adalah bagian dari inisiatif Kultur Krumbach dan dikuratori oleh Dietmar Steiner, Direktur Museum Arsitektur Wina, Architekturzentrum Wien. Beberapa halte yang dipamerkan pun punya fungsi strategis guna mempopulerkan pariwisata Wina.

Steiner menanggapi tentang penutupan halte tersebut dengan mengatakan bahwa langkah tersebut diambil untuk mencegah kemungkinan terjadinya kecelakaan.

"Penduduk setempat tidak bisa mengambil tanggung jawab untuk ini karena konstruksi, termasuk tangga dan pegangannya, tidak mengikuti regulasi keamanan bangunan Austria," ucapnya kepada Dezeen.

Standar keamanan tentu saja bukan hal yang diutamakan dalam Kultur Krumbach. Bila para arsitek, termasuk Sou Fujimoto, harus mengikuti peraturan, maka hasil karyanya tidak akan mewakili atau menyampaikan pesan yang dimaksud kreatornya.

"Tapi, tentu saja, semua orang bisa memanjat tangga dengan tidak mempedulikan papan pengumuman. Konstruksi ini cukup stabil untuk dipanjat," jelasnya.

 

 

Sumber: Kompas

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita