198 Kamis, 21 Agustus 2014 | 11:13:13

Berkebun di Atap Gedung Tinggi

Berkebun di Atap Gedung Tinggihousing-estate

Terbatasnya lahan di tengah kota tidak menjadi penghalang untuk berkebun. Di Hong Kong sedang marak kegiatan berkebun di atap gedung. Yang ditanam adalah sayuran yang dapat dipanen dan disuguhkan sebagai makanan. Mereka menyebutnya berkebun di tengah kota atau urban farming.

Orang yang mempelopori tren tersebut adalah Jones Lang LaSalle (JLL), seorang konsultan properti global, yang bekerja di Bank of America, di Harcourt Road. Gedung ini memiliki 38 lantai atau setinggi 146 meter termasuk salah satu gedung pencakar langit di Hong Kong. Dirancang oleh Ho & Partner Architects Ltd dan telah aktif sejak tahun 1975.

Areanya memiliki luas 300 meter persegi dan merupakan kebun di atas atap terluas di Hong Kong. Mulai menanam pada Maret 2014, tiga bulan kemudian mereka sudah bisa panen. Mereka berkebun secara organik, dengan menanam yinchoy, bayam dan daun bawang di pot yang tersusun di atas rak agar tidak mengganggu konstruksi bangunan.

Tujuan program ini ialah guna meningkatkan kepedulian terhadap kota agar lebih nyaman ditempati, sehat dan berkelanjutan. Karena itu, JLL mengajak selebriti Cara G sebagai duta program berkebun di tengah kota, dan mengikut sertakan lembaga-lembaga nirlaba, seperti Time to Grow dan Sowers Exchange.

“Dengan dedikasi dan upaya dari seluruh staf dan tim JLL, serta dukungan dari para mitra, kami percaya proyek berkebun di tengah kota ini akan berlanjut, dan akan semakin lebih banyak orang yang menyadari gaya hidup yang berkelanjutan,” kata William Lai, Head of Property Management at JLL, Hong Kong.

Maraknya kegiatan urban farming ini dikarenakan adanya kesadaran bahwa Hong Kong sangat tergantung pada sumber makanan dari luar. Sembilan persen makanan di Hong Kong diimpor dari Tiongkok. Melalui urban farming, imbuh Gabrielle Kirstein selaku Executive Director at Feeding Hong Kong, gaya hidup hijau dan sehat diharapkan terus meningkat.

 

 

Sumber: housing estate

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita